Audiensi dengan Tenaga Ahli Kemenkominfo, Pemkab Purbalingga Menuju Smart City yang Satset- Dasdes
NYALANUSANTARA, Purbalingga- Pemerintah Kabupaten Purbalingga melaksanakan audiensi dengan para Tenaga Ahli Kemenkominfo RI, guna mewujudkan komitmen dalam tata Kelola Kota Cerdas (Smart City) di kabupaten tersebut. Kegiatan itu dilaksanakan pada Rabu (7/8/2024), bertempat di Ruang Rapat Bupati Purbalingga.
Pertemuan itu merupakan tindak lanjut pendampingan di mana di tahun 2024 ini, Kabupaten Purbalingga terpilih menjadi salah satu dari 10 Kabupaten/Kota yang mendapatkan kesempatan pendampingan Smart City.
Menurut Tenaga Ahli Kemenkominfo RI, Hari Kusdaryanto, Kabupaten Purbalingga sejauh ini, telah menggelar 3 Bimbingan Teknis (Bimtek) dari 4 tahapan dan memiliki potensi yang sangat bagus dalam implementasi Smart City.
“Smart City membuat layanan publik menjadi lebih satset-dasdes (cepat dan mudah),” ujarnya.
Ia menjelaskan ketika Pemerintah memberikan pelayanan, sebaiknya harus mengupayakan terobosan-terobosan yang berkelanjutan. Jadi, Smart City tak hanya berhenti pada digitasi dan digitalisasi saja, melainkan menjangkau transformasi digital.
“Transformasi digital mencakup mindset (pola pikir), perubahan budaya kerja (Culture set), serta perubahan proses bisnis. Jika selama ini kita mengurus persyaratan lalu beralih menjadi online, itu namanya digitasi. Kalau transformasi digital jangan-jangan tidak butuh formulir, karena adanya integrasi dan berbagi pakai data, infrastruktur, ataupun aplikasi,” ungkapnya.
Ia berharap ketiga hal tersebut di Kabupaten Purbalingga menjadi lebih baik sehingga layanan masyarakat menjadi lebih mudah, cepat, dan akurat.
Sedangkan Sekda Purbalingga Herni Sulasti mendukung penuh berjalannya Purbalingga menuju Smart City dan memberikan arahan agar komitmen tersebut dapat betul-betul terwujud.
“Kami mendukung adanya upaya Smart City dan tentu akan ada evaluasi. Kalau bicara masterplan maka harus direncanakan bersama pejabat di tingkat atas, maka selanjutnya saya setuju untuk diadakan High Level Meeting (HLM) untuk mendiskusikan Smart City Kabupaten Purbalingga,” kata Herni.
Herni mengatakan HLM tersebut, bertujuan untuk menciptakan kesepahaman atau kesamaan persepsi soal Smart City. Jadi para atasan dan pegawai di OPD pun siap untuk mengerjakan dan berkolaborasi bersama mewujudkan Smart City.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Purbalingga – Dalam upaya mewujudkan tata kelola…
NYALANUSANTARA, Purbalingga- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes)…
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menetapkan pagu efektif anggaran…
NYALANUSANTARA, IKN- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk…
NYALANUSANTARA, PONOROGO- Seorang perempuan bernama Nur Aini (55) ditemukan…
NYALANUSANTARA, Cilacap - Kantor SAR Cilacap mengirimkan Tim…
NYALANUSANTARA, JEMBER- Dua pria yang masih memiliki hubungan keluarga…
NYALANUSANTARA, Semarang – Satpol PP Kota Semarang Kembali…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polrestabes Semarang memusnahkan 6.171 karung…
NYALANUSANTARA, Semarang - Masyarakat Kota Semarang menggelar kerja…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng mengikuti kegiatan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng melaksanakan apel…
NYALANUSANTARA, Tangerang- Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan…
Komentar