Unwahas Semarang Jalin Kolaborasi dengan Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja
NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas Semarang menjalin sinergi strategis dengan Pengurus Pusat Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) dalam sebuah seremoni yang dilaksanakan secara khidmat di Gedung Dekanat Kampus Unwahas Semarang.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Rektor Universitas Wahid Hasyim dengan Ketua Pengurus Pusat Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja, sementara penandatanganan MoA secara khusus dilakukan antara Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unwahas, Dr. H. Hasan, SE., M.Sc., dan pihak Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, civitas akademika, pengurus Yayasan JRA, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Dr. H. Hasan, SE., M.Sc., menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas kerja sama ini.
“Penandatanganan perjanjian kerja sama ini bukan hanya sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen kami di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwahas untuk terus memberikan kontribusi yang bermakna bagi Masyarakat,” katanya, Jumat (23/5).
Pihaknya percaya bahwa kolaborasi dengan Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja akan membawa keberkahan dan membuka peluang sinergi di bidang pendidikan, ekonomi berbasis nilai-nilai Islam, serta kesehatan spiritual yang sangat dibutuhkan umat saat ini.
KH. Allamah Alaudin Shidiqi, M.Pd.I selaku Mujiz dan Founder Yayasan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja, turut memberikan sambutan penuh semangat dan visi keumatan.
"Kami meyakini bahwa kerja sama dengan Universitas Wahid Hasyim, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, akan memperkuat perjuangan dakwah kami dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan ruqyah syar’iyyah yang moderat dan berbasis ahlussunnah wal jamaah. Semoga sinergi ini menjadi wasilah keberkahan, mencetak insan-insan unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara spiritual,” ucapnya.
Gus Allamah menambahkan JRA merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang pengobatan ruqyah, yang menggunakan metode-metode ruqyah sesuai dengan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang saat ini telah memiliki lebih dari 40.000 anggota dan pengurus dari 25 Dewan Pimpinan Wilayah (Provinsi) serta 214 Dewan Pimpinan Daerah (Kota/Kabupaten) yang tersebar di seluruh Indonesia, selain itu juga 3 Pengurus Cabang Internasional yang berada di Luar Negeri.
Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk meningkatkan peran pendidikan tinggi dalam membangun masyarakat yang sehat secara spiritual dan ekonomi. selain itu juga dapat mendorong riset dan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan umat sehingga dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui layanan edukatif dan spiritual yang terintegrasi.
Penandatanganan ini menjadi tonggak awal dari serangkaian kegiatan kolaboratif yang diharapkan dapat memberikan keberkahan, manfaat luas, serta kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan, ekonomi, dan kesehatan spiritual umat.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng kembali melaksanakan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Ajang lari tahunan Semarang 10K…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Wisata memperkuat kolaborasi…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kota Guixi di Provinsi Jiangxi, China kini…
NYALANUSANTARA, Cilacap – Tim SAR Cilacap melaksanakan evakuasi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pertumbuhan pengguna mobil listrik di…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Universitas Paramadina melalui The Lead Institute menggelar…
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng menyatakan telah menyiapkan…
NYALANUSANTARA, Banyumas - Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
Komentar