PBB Desak Israel Permudah Akses Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

PBB Desak Israel Permudah Akses Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyampaikan bahwa otoritas Israel harus membuka akses penuh bagi konvoi bantuan kemanusiaan, khususnya dari Gaza selatan ke Gaza utara, agar pasokan dapat menjangkau seluruh penduduk yang sangat membutuhkan di seluruh wilayah Jalur Gaza.

Dalam laporan terbarunya pada Kamis (22/5), OCHA mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya dalam 11 pekan terakhir, bantuan berhasil menjangkau Gaza, termasuk pasokan nutrisi, tepung, obat-obatan, dan barang-barang penting lainnya.

Sekitar 90 truk bermuatan penuh telah diberangkatkan dari pos pemeriksaan Kerem Shalom/Karem Abu Salem menuju wilayah Gaza, membawa bantuan penting bagi warga yang kini hidup dalam ancaman kelaparan akut.

Di antaranya, hampir 20 truk membawa sekitar 500 palet bantuan gizi yang berhasil diturunkan di gudang UNICEF di Deir al Balah. Bantuan tersebut mencakup makanan terapeutik siap konsumsi serta suplemen nutrisi berbasis lipid yang tengah dikemas ulang untuk distribusi ke berbagai titik.

Sementara itu, beberapa toko roti di Gaza bagian selatan dan tengah yang didukung World Food Programme (WFP) telah kembali beroperasi, menyalurkan roti ke dapur-dapur umum. Namun demikian, setelah hampir 80 hari blokade total terhadap bantuan, kebutuhan masih sangat besar, dan banyak keluarga masih menghadapi ancaman kelaparan ekstrem.

OCHA menegaskan bahwa jumlah bantuan saat ini sangat tidak mencukupi untuk menjawab kebutuhan 2,1 juta warga Gaza. Pasokan penting lainnya seperti bahan makanan segar, perlengkapan sanitasi, bahan bakar, dan air bersih masih tertahan dan belum diizinkan masuk.

Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menambahkan bahwa truk-truk komersial juga harus kembali beroperasi agar pasar di Gaza bisa kembali mendapatkan suplai buah dan sayuran segar.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini