Program Desalinasi Pempov Jateng Terus Diperluas

Program Desalinasi Pempov Jateng Terus Diperluas

Menurutnya, kehadiran teknologi desalinasi tidak hanya menjadi solusi untuk pemenuhan kebutuhan air bersih, tapi juga membuka potensi ekonomi baru di desa. Sebab, dengan kemudahan air yang layak konsumsi itu mempermudah UMKM-UMKM untuk berwirausaha. 

“Kepala Desa Randusanga malah senang. Karena di sini sudah ada (UMKM) sirup rumput laut. Sehingga ada desalinasi ini, bisa nanti untuk membantu menumbuhkan, mengembangkan UMKM yang ada di desa itu,” lanjutnya.

Pun demikian, Taj Yasin menekankan pentingnya tata kelola yang inklusif dan berkelanjutan dari pengalolaan desalinasi tersebut. Ia berharap,  pemasukan yang diperoleh, harus ada yang disisihkan untuk keperluan pembangunan desa, termasuk perawatan alat desalinasi. 

“Ini harus dikelola. Masyarakat terdampak jangan hanya separuh, semuanya harus merata,” pesannya.

Taj Yasin menegaskan, program desalinasi akan terus berlanjut ke wilayah pesisir lainnya.

“Di Jawa Tengah sudah dua kita anjurkan, dan kita masih ada lagi nanti ya di Kabupaten Demak, Pati. Dan untuk di tahun depan, kita akan berlanjut lagi di daerah-daerah pesisir seperti di Brebes ini,” ucapnya.

Kepala Desa Randusanga Kulon, Affan Setyono menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Jateng atas bantuan desalinasi ini. Ia menjelaskan, air hasil desalinasi mulai dibagikan kepada warga secara gratis sebulan ke depan.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini