Peserta Lomba Tarik Tambang di Tulungagung Meninggal Diduga Akibat Serangan Jantung

Peserta Lomba Tarik Tambang di Tulungagung Meninggal Diduga Akibat Serangan Jantung

NYALANUSANTARA, TULUNGAGUNG- Seorang warga Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, meninggal dunia saat mengikuti lomba tarik tambang dalam rangka peringatan HUT RI. Korban, berinisial E, dilaporkan terjatuh di tengah pertandingan dan sempat mendapatkan pertolongan warga sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.

Kejadian ini menjadi perhatian publik setelah video detik-detik korban tumbang beredar luas di media sosial Facebook melalui unggahan akun Anas Badrun. Dalam video berdurasi 27 detik tersebut, korban terlihat antusias bersama timnya saat beradu tarik melawan kelompok lawan. Namun, di tengah perlombaan, ia mendadak roboh dan segera dikerumuni warga untuk diberikan bantuan.

Pengunggah video menuliskan bahwa insiden tersebut diduga terjadi akibat serangan jantung, kemungkinan dipicu semangat berlebihan saat mengikuti lomba. Pihak kepolisian setempat, melalui Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto, membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, korban dinyatakan meninggal dunia ketika sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Rejotangan.

Kasianto menjelaskan bahwa pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait detail kejadian tersebut, sehingga informasi lengkap belum dapat dipastikan. Meski begitu, ia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan sebelum mengikuti lomba yang memerlukan tenaga fisik besar, seperti tarik tambang.

Ia berharap, ke depan, panitia lomba dan peserta dapat lebih waspada, terutama pada acara yang melibatkan aktivitas fisik intens. Dengan mempertimbangkan faktor kesehatan, diharapkan insiden serupa dapat dicegah sehingga perayaan HUT RI tetap berlangsung meriah tanpa memakan korban jiwa.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini