Edukasi Masyarakat, Wisatawan Diajak Ikuti Workshop Melukis Gerabah di Candi Mendut

Edukasi Masyarakat, Wisatawan Diajak Ikuti Workshop Melukis Gerabah di Candi Mendut

Dian Eka Puspitasari, pegawai Museum Cagar Budaya bagian Pengembangan Bisnis dan Pemanfaatan Aset, menjelaskan tujuan di balik kegiatan ini.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang Cagar Budaya dengan cara yang unik. Lokasi di Candi Mendut dipilih untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang sempat menurun akibat pemugaran, sekaligus memberikan pemahaman langsung tentang proses pelestarian,” ujar Dian.

Kegiatan ini direncanakan akan diadakan secara rutin setiap bulan. Gerabah dipilih sebagai media edukasi karena merupakan peninggalan budaya Mataram Kuno yang masih lestari hingga kini dan sering ditemukan dalam relief Candi Borobudur.

Muhammad Jafar, anggota Sanggar Seni Lemah Urip Borobudur, menilai kolaborasi ini sebagai strategi cerdas untuk menarik wisatawan.

“Wisatawan tidak hanya fokus pada proses pemugaran, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan kreatif seperti workshop gerabah ini,” ujarnya.

Untuk bergabung dalam workshop, calon peserta dapat mendaftar secara daring melalui tautan yang tersedia di akun Instagram Konservasi Borobudur. Biaya pendaftaran sudah mencakup tiket masuk candi. Selain itu, ada hadiah menarik bagi peserta yang mengunggah kegiatan mereka di media sosial, berupa tiket gratis untuk menaiki struktur Candi Borobudur, masuk ke Taman Pintar Yogyakarta, dan Museum Benteng Vredeburg.

Korindah, seorang peserta asal Godean, Yogyakarta, mengaku tertarik mengikuti workshop ini setelah melihat informasi di Instagram.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini