ULASAN The Voice of Hind Rajab (2025): Sebuah Monumen Sunyi untuk Anak-Anak Gaza
Pernahkah Anda membayangkan terjebak sendirian di dalam mobil yang penuh jenazah keluarga, sementara suara tembakan tank terus bergema di luar? Itulah kengerian yang dihadirkan film The Voice of Hind Rajab (2025). Bukan sekadar film, karya ini adalah rekaman kemanusiaan yang memaksa penonton menjadi saksi atas tragedi memilukan di Gaza, melalui kisah nyata seorang gadis kecil bernama Hind Rajab.
Cerita film ini berpusat pada panggilan darurat yang terjadi pada 29 Januari 2024. Hind, yang baru berusia lima tahun, terjebak di dalam mobil keluarganya setelah diberondong peluru oleh pasukan Israel. Semua anggota keluarganya tewas di tempat, menjadikan Hind satu-satunya yang selamat, ketakutan, dan memohon pertolongan melalui telepon. Film ini mengikuti upaya para relawan di kantor Palestinian Red Crescent Society yang berusaha menenangkan Hind dan mencari cara untuk mengirimkan ambulans di tengah situasi perang yang penuh birokrasi dan bahaya.
Sutradara Kaouther Ben Hania mengambil pendekatan yang sangat berani dengan menggunakan rekaman audio asli percakapan antara Hind dan petugas medis. Penonton tidak diperlihatkan wajah Hind; hanya suaranya yang lirih, panik, dan menyayat hati. Visual film sepenuhnya berfokus pada para aktor yang berperan sebagai operator call center, memperlihatkan kepanikan dan keputusasaan mereka saat berupaya membantu seorang anak yang terjebak dalam ketidakpastian.
Pendekatan ini membuat suasana film terasa claustrophobic dan menghantui. Tidak ada rekonstruksi dramatis atau efek visual besar, namun justru membuat pengalaman menonton terasa jauh lebih nyata dan menekan. Fakta bahwa ambulans yang dikirim untuk menyelamatkan Hind juga ditembaki hingga hancur, serta mobil keluarga mereka ditemukan dengan bekas 335 peluru, mempertegas kekejaman tragis yang terjadi.
Film berdurasi 70 menit ini mendapat pengakuan internasional, termasuk standing ovation selama 23 menit di Venice Film Festival dan penghargaan Grand Jury Prize. Dukungan dari Brad Pitt dan Joaquin Phoenix sebagai produser eksekutif menegaskan pentingnya kisah ini. Tunisia pun memilih film ini sebagai wakil resmi mereka untuk Oscar 2026.
The Voice of Hind Rajab bukan tontonan yang menyenangkan, tetapi penting. Film ini adalah monumen bagi Hind dan ribuan anak lain yang tewas di Gaza—sebuah pengingat bahwa di balik statistik, ada nyawa dan suara yang tidak boleh dilupakan.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Blora - Staf Ahli Bupati Blora Bidang…
Disutradarai oleh Sejal Shah dan dibintangi Nawazuddin Siddiqui,…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng kembali melaksanakan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Ajang lari tahunan Semarang 10K…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Wisata memperkuat kolaborasi…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kota Guixi di Provinsi Jiangxi, China kini…
NYALANUSANTARA, Cilacap – Tim SAR Cilacap melaksanakan evakuasi…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pertumbuhan pengguna mobil listrik di…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Universitas Paramadina melalui The Lead Institute menggelar…
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng menyatakan telah menyiapkan…
NYALANUSANTARA, Banyumas - Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
Komentar