SINOPSIS Hubae Boy: Romansa Remaja, Taekwondo, dan Proses Pendewasaan Diri
Film remaja terbaru berjudul Hubae Boy siap meramaikan layar bioskop Indonesia dengan cerita ringan yang dekat dengan keseharian generasi muda. Diproduksi oleh Bintang RR Pictures bekerja sama dengan Citrus Sinema, film ini memadukan romansa remaja, dinamika keluarga, serta nilai sportivitas dari dunia taekwondo dalam satu narasi yang hangat dan menghibur.
Disutradarai oleh Pritagita Arianegara, Hubae Boy mengambil latar Kota Bandung yang modern dan estetik. Visual perkotaan yang segar berpadu dengan cerita coming of age tentang perubahan diri, menjadikan film ini relevan dengan realitas remaja masa kini yang tengah mencari jati diri dan tujuan hidup.
Dari Remaja Pemalas Menjadi Atlet Taekwondo
Cerita berpusat pada Verril, seorang remaja yang dikenal pemalas, gemar bermain gim, dan jauh dari kata disiplin. Hari-harinya berjalan monoton hingga ia jatuh hati pada Qiara, teman sekelas yang cerdas, berprestasi, dan mengagumi kedisiplinan.
Demi menarik perhatian Qiara, Verril nekat melakukan hal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: bergabung dengan klub taekwondo. Keputusan ini menjadi titik balik hidupnya. Dari seorang remaja mager, Verril perlahan belajar tentang kerja keras, konsistensi, dan makna sportivitas—baik di dalam arena latihan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Romansa Remaja dengan Sentuhan Keluarga
Produser Risdi A. Sulaeman menegaskan bahwa Hubae Boy bukan sekadar kisah cinta remaja. Film ini juga menyoroti relasi anak dan orang tua yang kerap diwarnai perbedaan sudut pandang dan cara berkomunikasi.
“Film ini adalah cerita untuk anak dan orang tua, tentang bagaimana saling memahami dan menyayangi meski memiliki cara pandang yang berbeda. Hidup adalah tentang membulatkan tekad untuk meraih impian,” ungkap Risdi dalam keterangan resminya.
Pesan tersebut hadir melalui konflik-konflik sederhana namun relevan, seperti tekanan akademik, tuntutan masa depan, serta proses remaja dalam menemukan passion dan kepercayaan diri.
Nilai Sportivitas dan Kejujuran sebagai Inti Cerita
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pada malam sunyi, saat doa-doa mengudara namun…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Mangku Pocong adalah film horor terbaru yang…
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Dede Sunandar akhirnya buka suara terkait berbagai…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Sebuah museum bertema es krim di Shenyang…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pasangan selebritas Rayn Wijaya dan Ranty Maria…
NYALANUSANTARA, Kudus– Pendaftaran Program Beasiswa Santri dan Pengasuh…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Di tengah pesatnya hubungan ekonomi antara China…
NYALANUSANTARA, Banyumas– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, Semarang – Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus…
NYALANUSATARA, JAKARTA- Cinta Brian akhirnya buka suara mengenai prinsip…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Wisata melalui Management…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan…
NYALANUSANTARA, Banyumas– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau…
Komentar