REVIEW AIUEO: Macam Betool Aja, Komedi Medan yang Segar Namun Belum Sepenuhnya Matang

REVIEW AIUEO: Macam Betool Aja, Komedi Medan yang Segar Namun Belum Sepenuhnya Matang

Daya tarik utama film ini terletak pada nuansa Medan yang terasa autentik. Dialek khas, gaya bicara, hingga referensi budaya lokal ditampilkan secara natural karena banyak pemain dan kru memang berasal dari Sumatera Utara.

Film ini juga menampilkan keberagaman kultur Batak, Melayu, Tionghoa, hingga India yang hidup berdampingan di Medan. Pendekatan ini membuat AIUEO terasa lokal namun tetap inklusif untuk penonton nasional.

Humor yang dihadirkan bersumber dari situasi absurd dan dinamika persahabatan. Dialog mengalir ringan, dengan tema yang relevan seperti tekanan pekerjaan, impian anak muda, serta ekspektasi orang tua.

Catatan: Humor Nyeleneh dan Alur Terprediksi

Meski premisnya menarik, film ini memiliki sejumlah kelemahan. Alur cerita cenderung mudah ditebak, sementara beberapa karakter masih terasa stereotipikal. Pendalaman konflik emosional pun belum digarap maksimal.

Gaya komedinya yang cenderung nyeleneh dan sesekali mengarah pada humor jorok mungkin tidak cocok bagi semua penonton. Bagi penggemar gaya stand-up Lolox dan Oki Rengga, pendekatan ini terasa akrab. Namun bagi penonton umum, beberapa adegan bisa terasa berlebihan.

Dari sisi teknis, sinematografi belum sepenuhnya memanfaatkan keindahan lanskap Sumatera Utara yang sebenarnya berpotensi menjadi nilai visual lebih kuat.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini