Review Do Deewane Seher Mein: Romansa Urban yang Hangat, Tapi Kurang Menghentak

Review Do Deewane Seher Mein: Romansa Urban yang Hangat, Tapi Kurang Menghentak

Secara tematik, film ini sangat relevan. Isu body positivity, tekanan sosial, dan rasa “tidak cukup baik” adalah persoalan nyata di kehidupan urban modern.

Sayangnya, kedalaman konflik terasa belum maksimal. Pergulatan batin kedua tokoh lebih banyak disampaikan lewat dialog, bukan melalui adegan yang benar-benar membekas secara emosional. Beberapa konflik dramatis bahkan terasa terlalu cepat selesai, seolah hanya menjadi batu loncatan menuju akhir cerita yang sudah bisa ditebak.

Dengan durasi yang cukup panjang, alurnya berjalan santai—bahkan cenderung terlalu aman tanpa kejutan berarti.

Chemistry yang Natural

Kekuatan utama film ini terletak pada chemistry antara Siddhant dan Mrunal. Interaksi mereka terasa ringan dan natural, terutama dalam adegan-adegan intim yang sederhana—seperti percakapan santai di restoran atau momen canggung yang justru terasa manis.

Mrunal Thakur tampil cukup mencuri perhatian sebagai perempuan yang terlihat tegar namun rapuh di dalam. Sementara Siddhant Chaturvedi memancarkan pesona yang charming, meski karakternya belum sepenuhnya digali secara kompleks.

Visual Rapi, Emosi Kurang Menggigit


Editor: Lulu

Komentar

Terkini