Review Iron Lung: Ambisi Besar Markiplier yang Terjebak di Ruang Sempit
CINEPOLIS
Ritme yang Terlalu Lambat
Sayangnya, ide yang menjanjikan ini terasa dipanjangkan berlebihan.
Dengan durasi lebih dari dua jam dan hampir seluruh adegan berlangsung di satu lokasi dengan satu karakter, tantangan ritme menjadi sangat terasa. Penonton berulang kali melihat Simon memutar tuas, membaca koordinat, memantau layar, atau berdialog lewat radio.
Di awal, atmosfer tegangnya masih bekerja. Namun semakin lama, ketegangan berubah menjadi repetisi. Alih-alih menambah rasa takut, film justru terasa melelahkan.
Sebagai adaptasi gim, Iron Lung memang setia pada konsep aslinya. Tetapi mekanisme permainan yang efektif dalam medium interaktif tidak selalu berhasil ketika diterjemahkan ke format film panjang. Banyak momen terasa seperti level gim yang diulang tanpa perkembangan dramatis yang cukup signifikan.
Kualitas Teknis yang Layak Diapresiasi
Dari sisi produksi, film ini menunjukkan keseriusan. Set kapal selam dibangun secara fisik dan mampu berguncang nyata saat adegan kacau, memberikan sensasi imersif yang kuat. Efek darahnya pun total, bahkan disebut memecahkan rekor penggunaan darah palsu terbanyak di lokasi syuting.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Ungaran - Kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka memberikan pelayanan pengamanan…
Nama Jackie Chan selalu lekat dengan aksi laga…
Markiplier akhirnya membuktikan bahwa kreator YouTube bisa melangkah…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Sidang kasus dugaan peredaran narkoba di dalam…
NYALAUSANTARA, CHENNAI- Setelah vakum selama 16 tahun, kolaborasi legendaris…
NYALANUSANTARA, MUMBAI- Keputusan Arijit Singh untuk pensiun dari dunia…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci…
NYALANUSANTARA, KEBUMEN- Persaingan smartphone kelas ultra-premium kembali memanas setelah…
NYALANUSANTARA, SURAKARTA- Pasar smartphone flagship di India kembali memanas…
NYALANUSANTARA, Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng…
Komentar