Kebijakan WFA Dinilai Efektif Kurangi Kepadatan Arus Mudik Lebaran 2026
Karso Aji - 14 April 2026 - EkbisNYALANUSANTARA, DEPOK- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan selama periode arus mudik dan balik pada Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi terbukti efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas.
Menurutnya, penerapan WFA pada masa mudik berhasil mengalihkan sekitar 450.000 kendaraan dari periode puncak H-3 hingga H-1 Lebaran ke rentang waktu yang lebih awal, yakni H-8 hingga H-4. Distribusi ini membuat lonjakan kendaraan dapat ditekan, dengan penurunan kepadatan di puncak arus mudik mencapai 17,94 persen dibandingkan tanpa kebijakan tersebut.
Hal serupa juga terjadi saat arus balik. Kebijakan WFA mampu menggeser sekitar 328.000 kendaraan dari periode H hingga H+3 ke H+4 sampai H+8 Lebaran. Dampaknya, kepadatan pada puncak arus balik turut menurun sebesar 10,57 persen secara keseluruhan.
Selain WFA, pembatasan operasional angkutan barang juga memberikan kontribusi signifikan. Volume kendaraan berat bersumbu tiga tercatat turun hingga 74,56 persen selama periode Lebaran. Pemerintah pun menindak tegas pelanggaran dengan memberikan sanksi administratif kepada 75 perusahaan angkutan barang yang tidak mematuhi aturan.
Dari sisi infrastruktur, kinerja jalan tol—khususnya di ruas Tol Trans Jawa seperti jalur Jakarta–Semarang—menunjukkan hasil positif. Kecepatan rata-rata kendaraan berada di atas 80 km/jam, dengan waktu tempuh yang relatif stabil sekitar 5 jam 20 menit, menandakan tingkat pelayanan jalan berada pada kategori terbaik.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diproyeksikan mencapai 143,92 juta orang, namun realisasinya justru meningkat menjadi 147,55 juta orang atau naik 2,53 persen. Secara total, pergerakan selama periode tersebut mencapai 298,6 juta perjalanan.
Puncak arus mudik tercatat terjadi pada H-3 atau 18 Maret 2026, sedangkan arus balik memuncak pada H+7 atau 28 Maret 2026. Pergerakan masyarakat didominasi dari Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat, diikuti Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai wilayah asal dan tujuan utama.
Sebagai informasi, kebijakan WFA diberlakukan pemerintah menjelang dan setelah Lebaran, yakni pada 16–17 Maret 2026 serta 25–27 Maret 2026, bertepatan dengan periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Kebijakan WFA Dinilai Efektif Kurangi Kepadatan Arus Mudik Lebaran 2026
Ekbis 16 jam lalu
Eddy Soeparno: Ekonomi Indonesia Dinilai Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global
Ekbis 1 hari lalu
BPJPH Wajibkan Sertifikasi Halal Sektor Logistik Berlaku Penuh Mulai 2026
Ekbis 1 hari lalu
Badan Pangan Nasional: Ketahanan Pangan Indonesia Kuat, Mayoritas Dipenuhi Produksi Dalam Negeri
Ekbis 2 hari lalu
Andi Amran Sulaiman Ajak Kampus Dorong Hilirisasi Pertanian dan Inovasi Teknologi
Ekbis 2 hari lalu
Terkini
Honor 600 Series Siap Rilis Global: Kamera 200MP dan Baterai Besar Jadi Andalan
Tekno 4 jam lalu
Bocoran Vivo X Fold 6: Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP Siap Gebrak Pasar Foldable
Tekno 5 jam lalu
Vivo T5 Pro 5G Siap Meluncur: Baterai Jumbo 9.020mAh dan Layar 144Hz Jadi Andalan
Tekno 6 jam lalu
ULASAN Ready or Not 2: Here I Come: Sekuel Ambisius yang Kehilangan Ketegangan
Sinema 8 jam lalu
SINOPSIS Songko: Horor Legenda Minahasa yang Menggali Teror dan Ketakutan Sosial
Sinema 9 jam lalu
512 Pramuka Siaga Ikuti LKS 2026 Kwarran Mijen di SDN Karangmalang
Ilmu 9 jam lalu
Empat Kios di Kabupaten Semarang Terbakar, Diduga karena Lupa Matikan Kompor
Ragam Nusantara 9 jam lalu
ULASAN Don’t Follow Me: Horor Media Sosial yang Menyentil Ambisi dan Realitas Digital
Sinema 10 jam lalu
Antisipasi Situasi Kontijensi, Polres Semarang Gelar Simulasi
Ragam Nusantara 10 jam lalu
ULASAN Turbulence: Thriller di Ketinggian dengan Ketegangan yang Belum Maksimal
Sinema 11 jam lalu
Pra Desk Evaluasi ZI, Kemenkum Jateng Matangkan Kesiapan Menuju WBBM
Ragam Nusantara 11 jam lalu