Tanggapi Keluhan Petani Pupuk Indonesia Tegaskan Pupuk Bersubsidi Hanya Dijual di Kios Resmi
NYALANUSANTARA, Jakarta- Adanya laporan petani di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terkait dugaan penjualan pupuk bersubsidi oleh pengecer tidak resmi. Mendapatkan tanggapan dari pihak PT Pupuk Indonesia (Persero). Pupuk Indonesia menegaskan pupuk bersubsidi hanya bisa ditebus di kios resmi.
Dikutip dari laman resmi pupuk-indonesia.com, Senin (1/1/2024), Pupuk Indonesia juga menegaskan kembali penerapan wajib Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di seluruh jaringan kios pupuk (KPL). KPL saat ini di seluruh Indonesia totalnya berjumlah lebih dari 25.000.
"Sesuai aturan yang berlaku, penukaran pupuk bersubsidi hanya dapat dilakukan di kios resmi jaringan Pupuk Indonesia. HET ditetapkan pemerintah bagi petani yang melakukan penukaran secara tunai dalam kemasan tertentu dan langsung di kios. Tidak diantar ke lokasi petani atau perseorangan," tegas SVP PSO Wilayah Barat Pupuk Indonesia, Fickry Martawisuda.
Pendistribusian atau pengiriman pupuk bersubsidi dari Pupuk Indonesia, dijamin Fickry, dari gudang lini pertama hingga kios berjalan lancar karena sudah menerapkan sistem digital. Selain itu proses distribusi tersebut turut didukung oleh fasilitas 15 pusat bongkar muat, 13 kapal dengan 222 trayek angkutan laut, 8.131 armada angkutan darat, 581 gudang berkapasitas 2,89 juta ton, jaringan 1.077 distributor, dan lebih dari 25.000 mitra kios resmi.
Meski begitu, pihak Pupuk Indonesia mengimbau kepada seluruh petani untuk aktif menggunakan layanan pelanggan Pupuk Indonesia. Khususnya apabila menemui kegiatan di luar ketentuan mengenai pupuk bersubsidi. Layanan pelanggan yang beroperasi pada jam kerja dapat diakses bebas pulsa di 0800 100 8001 atau melalui WhatsApp di 0811 9918 001.
Pupuk Indonesia telah menyalurkan pupuk bersubsidi ke Kabupaten Brebes sebanyak 39.202 ton yang terdiri dari urea sebanyak 29.470 ton dan NPK sebanyak 9.732 ton. Jumlah tersebut mewakili 71 persen dari total alokasi 55.000 ton pupuk bersubsidi di Kabupaten Brebes.
Selain itu, perseroan telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 8.479 ton atau setara 259 persen dari kebutuhan minimum yang ditetapkan pemerintah. Seluruh stok pupuk bersubsidi ini dapat dimanfaatkan oleh petani di Kabupaten Brebes, khususnya yang memenuhi syarat atau terdaftar di e-Alokasi.
Petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022. Kriterianya antara lain wajib menjadi anggota kelompok tani, mendaftar pada Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), dan membudidayakan tanaman sebanyak-banyaknya dua hektar.
Untuk diketahui hanya ada sembilan komoditas strategis yang berhak mendapat subsidi pupuk, antara lain beras, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao. Dalam aturan tersebut, subsidi pupuk diberikan untuk dua jenis, yaitu urea dan NPK.
Terkait laporan dua petani di Kabupaten Brebes, Fickry menyatakan Wakim asal Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, tidak terdaftar dalam e-Alokasi sebagai penerima pupuk bersubsidi. Dengan demikian, petani tidak bisa menebus pupuk bersubsidi.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Pekalongan- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong seluruh…
NYALANUSANTARA, Pekalongan- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperbolehkan…
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan…
NYALANUSANTARA, LONDON- Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan timnya…
NYALANUSANTARA, NEW YORK- Harga minyak mentah global merosot…
Film Tiba-Tiba Setan hadir sebagai tontonan horor komedi…
Sekolah Rakyat SRMA 13 Bekasi Ciptakan Prestasi dan Kesempatan bagi Siswa dari Kalangan Kurang Mampu
NYALANUSANTARA, Bekasi– Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada…
Film Ghost in the Cell karya Joko Anwar…
NYALANUSANTARA, Semarang – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menggelar…
Nyalanusantara, Jakarta- Pameran China Import and Export Fair…
NYALANUSANTARA, Magelang– Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendampingi…
NYALANUSANTARA, Magelang– Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa perbedaan…
NYALANUSANTARA, Semarang– Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional…
Komentar