IHSG Berpotensi Menguat ke Level 7.970–8.022, Investor Tunggu Data Ekonomi Domestik

IHSG Berpotensi Menguat ke Level 7.970–8.022, Investor Tunggu Data Ekonomi Domestik

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Senin (1/9) di rentang 7.970–8.022, dengan catatan kondisi dalam negeri yang mulai pulih dan stabil.

Pada penutupan perdagangan Jumat (29/8), IHSG melemah 121,594 poin atau 1,53 persen ke level 7.830,493. Tekanan tersebut dipengaruhi aksi demonstrasi lanjutan terkait insiden meninggalnya pengemudi ojol akibat kendaraan taktis Brimob serta isu tunjangan rumah anggota DPR.

Menurut analis Phintraco Sekuritas, secara teknikal IHSG masih bertahan di atas MA20 dan MA200. Meski demikian, indikator MACD dan Stochastic RSI menunjukkan sinyal pelemahan melalui Death Cross dengan volume jual yang tinggi. Selama IHSG tidak menembus di bawah MA20 di area 7.760, tren jangka menengah-panjang masih dianggap stabil. Jika investor memilih menunggu, IHSG diperkirakan bergerak sideways di kisaran 7.800–7.900.

Lebih lanjut, Phintraco menilai jika situasi kondusif, IHSG bisa kembali ke atas 7.900 dan berpeluang menguji resistance 7.970–8.022. Namun, apabila IHSG ditutup di bawah 7.760, ada risiko turun ke level support 7.630–7.680. Saham-saham yang direkomendasikan antara lain ADRO, SMDR, INDY, BTPS, AUTO, dan INTP.

Sementara itu, MNC Sekuritas memprediksi IHSG pada Senin akan bergerak positif. Meski sempat terkoreksi di awal perdagangan pada area 7.691–7.753, IHSG diperkirakan menguat menuju 8.017–8.102. Saham pilihan MNC Sekuritas mencakup ARCI, ISAT, MDKA, dan TOBA.

Investor juga menantikan rilis sejumlah data ekonomi domestik, seperti indeks PMI manufaktur, neraca perdagangan, inflasi, dan angka kunjungan wisatawan, yang berpotensi menjadi sentimen penggerak pasar.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini