Optimalisasi Pertanian Sayur, Unnes dan Mitra Bentuk Kelompok Uaha Bersama di Kopeng

Optimalisasi Pertanian Sayur, Unnes dan Mitra Bentuk Kelompok Uaha Bersama di Kopeng

NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) UMKM Edelweis Merbabu di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Pembentukan KUB ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi (PMKI) bertajuk “Optimalisasi Sektor Pertanian Sayur sebagai Produk Unggulan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat.”

Sosialisasi program diikuti oleh pemerintah desa, kelompok tani, serta perwakilan masyarakat setempat. Ketua pelaksana dari masing-masing perguruan tinggi adalah Prof. Dr. R. Benny Riyanto, M.Hum. (UNNES), Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T. (UM), dan Dr. Bara Yudhistira, S.TP., M.Sc. (UNS), dengan dukungan tim dosen UNNES yaitu Prof. Dr. Suci Hatiningsih DWP, Prof. Dr. Widya Hary Cahyati, Sunyoto, S.T., M.T., dan Prof. Dr. Isti Hidayah, M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hary menekankan pentingnya penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) serta diversifikasi produk olahan untuk meningkatkan daya saing.

Dr. Bara dari UNS menyampaikan materi tentang peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM, sementara Prof. Suci dari UNNES menjelaskan strategi manajemen kelembagaan, sertifikasi produk, hingga pelatihan pemasaran.

Prof. Benny Riyanto menyampaikan bahwa terbentuknya KUB UMKM Edelweis Merbabu menjadi langkah penting bagi Desa Kopeng.

“Kami berharap KUB ini tidak hanya menguatkan ekonomi masyarakat melalui olahan hasil tani kentang, tetapi juga menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan,” ungkapnya.


Editor: Holy

Komentar

Terkini