Fakultas Hukum Unwahas Semarang Gelar Benchmarking dan Jalin Kerjasama dengan Untag Surabaya

Fakultas Hukum Unwahas Semarang Gelar Benchmarking dan Jalin Kerjasama dengan Untag Surabaya

NYALANUSANTARA, Semarang - Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim atau FH Unwahas Semarang melaksanakan kegiatan benchmarking dan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 atau Untag Surabaya. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Fakultas Teknik Untag Surabaya dan dihadiri oleh pimpinan kedua fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan.

Acara resmi dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Hukum Untag Surabaya, Dr. Yovita Arie Mangesti, S.H., M.H., yang memaparkan profil unggulan Untag Surabaya. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa Untag Surabaya merupakan universitas besar dengan 9 fakultas dan 35 program studi. Ia menambahkan bahwa universitas dan fakultas hukum telah terakreditasi Unggul, dan lebih dari 50% program studi juga telah mencapai akreditasi Unggul.

“Kami bangga dapat berbagi pengalaman dan praktik baik kepada Fakultas Hukum Unwahas, khususnya dalam hal tata kelola akademik dan pengembangan mutu,” ujar Dr. Yovita.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Hukum Unwahas sekaligus Sekertaris Yayasan Wahid Hasyim Semarang, Prof. Dr. Mahmutarom, S.H., M.H., menekankan pentingnya kolaborasi antarkampus untuk memperkuat kualitas pendidikan hukum di Indonesia. Dalam sambutannya, Prof. Mahmutarom menyoroti kesamaan karakter antara kedua institusi.

“Untag Surabaya dengan identitas patriotisme dan nasionalisme, memiliki keselarasan nilai dengan Unwahas Semarang yang berkarakter Aswaja—keduanya menempatkan keberagaman bangsa Indonesia sebagai fondasi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut menjadi ruang bersama bagi kedua fakultas untuk memperkuat sinergi keilmuan dan kebangsaan.

Dekan Fakultas Hukum Unwahas Semarang , Dr. M. Shidqon Prabowo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa tujuan utama benchmarking ini adalah untuk belajar langsung dari Fakultas Hukum UNTAG Surabaya yang telah lebih dahulu mencapai predikat unggul.


Editor: Holy

Komentar

Terkini