Alumnus FEB UNAIR Dirikan KarirCare, Bantu Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Berangkat dari pengalaman di dunia korporasi, Restu Bagus Wicaksono kini dikenal sebagai entrepreneur yang mengembangkan sejumlah lini bisnis. Salah satu inisiatifnya adalah KarirCare, platform pengembangan karier yang didirikan melalui PT Menuju Karir Gemilang Indonesia. Alumnus Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) tersebut menjabat sebagai Co-founder dan CEO sekaligus motor penggerak di balik pengembangan KarirCare.
Lulus pada 2008, Restu mengawali perjalanan profesionalnya sebagai Management Trainee di Astra International. Setelah menimba pengalaman di korporasi, ia memutuskan untuk fokus membangun bisnis. Dari berbagai usaha yang dijalankan, KarirCare lahir dari kegelisahannya melihat banyak mahasiswa yang kebingungan saat memasuki dunia kerja.
“KarirCare terbentuk dari keresahan pribadi. Saya melihat mahasiswa yang hilang arah saat proses interview dan tidak ada yang memberikan panduan tentang bagaimana dunia karier,” ungkapnya.
Bekal Organisasi Jadi Fondasi
Semasa kuliah di Universitas Airlangga, Restu aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia pernah bergabung di Badan Eksekutif Mahasiswa dan menjabat sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen. Menurutnya, pengalaman organisasi menjadi fondasi penting dalam membangun pola pikir kepemimpinan dan kerja tim.
Kemampuan membangun relasi, membaca peluang, serta memanfaatkan kesempatan menjadi bekal berharga ketika ia terjun ke dunia bisnis. Pola pembelajaran di organisasi, menurutnya, masih sangat relevan dalam mengembangkan usaha hingga saat ini.
“Di organisasi, kalau bisa pintar mencari peluang, nanti akan banyak manfaat yang didapat dan pastinya knowledge,” ujarnya.
KarirCare, Ruang Pendampingan Profesional
Berangkat dari persoalan minimnya arahan karier bagi mahasiswa, KarirCare hadir sebagai ruang pendampingan bagi mahasiswa, fresh graduate, hingga profesional yang ingin meningkatkan jenjang karier. Platform ini tidak hanya fokus pada persiapan seleksi kerja seperti CV dan wawancara, tetapi juga membantu peserta mengenali potensi diri dan menentukan arah karier secara lebih strategis.
Restu menilai, banyak lulusan sebenarnya memiliki kemampuan akademik yang baik, namun kurang mendapatkan panduan praktis ketika memasuki dunia profesional.
Sebagai penutup, ia berpesan agar mahasiswa tidak sekadar berorientasi pada mencari pekerjaan, tetapi fokus mengembangkan bakat dan minat.
“Jangan sibuk lihat kanan kiri. Fokus ke bakat dan minatmu. Kalau itu yang kamu suka, dalami dan jadi unggul di versi terbaikmu sendiri,” pesannya.
Perjalanan Restu menunjukkan bahwa ide besar bisa lahir dari keresahan sederhana. Dengan konsistensi dan kemauan untuk terus belajar, peluang akan terbuka seiring proses yang dijalani.
Editor: Lulu
Terkini
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
NYALANUSANTARA, Surakarta - Di tengah tantangan pangan global,…
NYALANUSANTARA, Bandar Lampung- PSIM Yogyakarta akan menghadapi laga…
NYALANASANUSA, Slawi- Pemerintah Kabupaten Tegal terus berupaya meningkatkan…
NYAlANUSANTARA, Gunungkidul- Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menegaskan komitmennya…
NYALANUSANTARA, Semarang - Rangkaian serah terima jabatan (sertijab)…
NYALANUSANTARA, Salatiga – Kanwil Kemenkum Jateng bekerja sama…
NYALANUSANTARA, Pekalongan- Tim Pembina Posyandu Kota Pekalongan menggelar…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus…
Komentar