Kemendiktisaintek Dorong Arsiparis Jadi Motor Perbaikan Kampus

Kemendiktisaintek Dorong Arsiparis Jadi Motor Perbaikan Kampus

NYALANUSANTARA, SURABAYA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelar Workshop Benchmarking Program Tendik Berdampak Bidang Arsiparis di Harris Hotel Gubeng. Kegiatan ini diikuti ratusan tenaga kependidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas di era digital.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa tenaga kependidikan memiliki peran penting sebagai penggerak utama perbaikan sistem kampus. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, agar sistem pendidikan tinggi semakin adaptif dan efisien.

Menurutnya, peran tendik kini tidak lagi sekadar administratif, tetapi menjadi lokomotif perubahan dalam tata kelola perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kolaborasi dan jejaring yang kuat antar peserta untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Airlangga, Ardianto, menyoroti pentingnya peran arsiparis dalam menjaga akurasi data dan informasi di tengah pesatnya perkembangan digital. Ia menilai kearsipan kini menjadi elemen strategis dalam mendukung inovasi dan pengambilan keputusan institusi.

Direktur SDM, Manajemen Talenta, dan Pengembangan Organisasi UNAIR, Radian Salman, menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi untuk meningkatkan profesionalitas arsiparis. Ia berharap peserta dapat meningkatkan kapasitas, berbagi pengalaman, serta menghadirkan inovasi dalam tata kelola arsip yang sesuai dengan kebutuhan era digital.

Melalui workshop ini, Kemendiktisaintek menargetkan lahirnya arsiparis yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menjadi pionir dalam transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini