Mengapa Orang Madura Suka Merantau? Ini Kata Antropolog UNAIR

Mengapa Orang Madura Suka Merantau? Ini Kata Antropolog UNAIR

Dr Mohammad Adib Drs MSi, Antropolog dan Dosen Etnografi Madura

Selain itu, jumlah populasi yang cukup besar tidak sebanding dengan luas wilayah Pulau Madura itu sendiri, sehingga masyarakatnya terpaksa merantau untuk mencari peluang hidup yang lebih baik.

“Tak serta-merta suku Madura saja yang merantau karena wilayah tak mencukupi. Ini juga berlaku bagi semua suku yang kuantitasnya banyak.”

Mayoritas dari mereka yang merantau cenderung memilih sektor ekonomi informal dalam usaha meraih kesejahteraan, terutama karena tingkat pendidikan yang terbatas. 

“Pendidikan masyarakat Madura itu terbatas, maka pekerjaan apa saja mereka lakukan. Terutama pekerjaan fisik seperti buruh pabrik. Yang juga ada demand-nya,” imbuhnya.

Dr. Adib menegaskan perlunya peningkatan keterampilan agar masyarakat Madura tidak hanya bergantung pada pekerjaan fisik semata. Sejarah mencatat bahwa pada masa kolonial Belanda, mereka telah direkrut untuk bekerja di pabrik gula.

Dalam pesannya kepada masyarakat Madura, Dr. Adib menekankan pentingnya peningkatan pendidikan dan keterampilan guna bersaing dalam pasar kerja yang semakin kompleks. 

Dengan fasilitas pendidikan yang telah disediakan negara, ia mendorong agar mereka dapat merantau dengan membawa keterampilan yang lebih tinggi, bukan sekadar sebagai pekerja kasar.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini