Dosen Rekayasa Nanoteknologi UNAIR Sebut Limbah Plastik Efektif Jadi Campuran Aspal

Dosen Rekayasa Nanoteknologi UNAIR Sebut Limbah Plastik Efektif Jadi Campuran Aspal

Tahta Amrillah SSi MSc PhD, dosen Rekayasa Nanoteknologi dari UNAIR

“Jika campuran aspal tidak tepat, misalkan komposisi yang salah atau fabrikasi yang salah, maka kualitas aspalnya juga akan jelek. Implikasinya, memang butuh treatment khusus. Pada akhirnya akan meningkatkan biaya fabrikasi,” tuturnya.

Dari segi infrastruktur dan teknologi, Indonesia dipandang telah siap untuk mengadopsi penggunaan limbah plastik dalam pembuatan aspal, karena teknologi yang dibutuhkan relatif tidak terlalu canggih. 

Diharapkan, langkah ini akan membantu mengurangi jumlah limbah plastik yang berakhir sebagai mikroplastik yang merusak ekosistem perairan, khususnya laut. 

Langkah PT Chandra Asri Pasific Tbk bukan hanya menjadi tonggak bersejarah dalam industri, tetapi juga menjadi teladan bagi upaya global dalam menghadapi krisis lingkungan yang mendesak.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini