Lepas Salah Satu Guru Besarnya, Undip Gelar Sarasehan Purna Tugas Prof. Nany

Lepas Salah Satu Guru Besarnya, Undip Gelar Sarasehan Purna Tugas Prof. Nany

Sedangkan sejumlah wilayah di Surakarta yang disampaikan Prof Nany dalam pemaparannya seperti Kampung Batik Laweyan dan Kampung Blangkon. Sedangkan di Yogyakarta, Prof Nany melakukan penelitian di Kampung Code.

"Berdasarkan perbandingan empat aspek antara tiga kampung tematik di Kota Semarang, yaitu Kampung Batik, Kampung Ranting Pelangi, dan Kampung Hasta Karya, didapatkan bahwa tata kelola pemerintah yang baik karena adanya partisipasi masyarakat dan forum komunikasi dapat meningkatkan tata kelola pemerintah," ucap Prof Nany.

Ia juga mengungkapkan kualitas lingkungan yang baik dan ketahanan terhadap bencana mengindikasikan ketiga lokasi kampung tematik, sehingga secara signifikan dapat berkontribusi pada keberlanjutan. 

"Keberlanjutan kampung kota perlu diperhatikan karena merupakan unsur utama dari permukiman kota – kota di Indonesia," ujar wanita kelahiran Banjarmasin tersebut. Menurutnya dari beberapa contoh kampung keberkelanjutan dipengaruhi oleh aspek sosial yang tinggi. 

"Dukungan eksternal baik pemerintah maupun lembaga pemberdayaan masyarakat berdasarkan potensi kampung (Kearifan lokal dan modal sosial), sehingga dapat bertahan di tengah-tengah perkembangan kota yang terus terjadi." ucapnya.

Atas penelitiannya tersebut, Prof Nany memberikan rekomendasi agar memaksimalkan kondisi sosial masyarakat, baik partisipasi maupun skill dan keterampilan dalam mengembangkan lingkungan fisik dan ekonomi berdasarkan kearifan lokal kampung kota. 

Selain itu ke depan perlu adanya penelitian pembangunan yang berprinsip pada keadilan (Equity-Based Development), adil dalam infrastruktur, ekonomi, penerapan kebijakan lingkungan serta  pelibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan untuk pengelolaan kampung kota.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini