Talenta Muda Vokasi Bidang Aeronautika Diperkuat dengan Program Sertifikasi Kompetensi

Talenta Muda Vokasi Bidang Aeronautika Diperkuat dengan Program Sertifikasi Kompetensi

Project Based Learning (PBL) juga diterapkan oleh POLBAN guna menyiapkan lulusan insan yang mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya di bidang aviasi.

"Sejalan dengan Kurikulum Merdeka Belajar, model pembelajaran yang lebih praktikal atau yang biasa dikenal dengan Project Based Learning (PBL) juga diterapkan di POLBAN guna menyiapkan lulusan menjadi insan yang mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya di bidang aviasi.
Salah satu contoh PBL yakni melakukan pengecekan landing gear dan juga windshield, apabila pesawat udara mengalami tabrakan dengan burung di udara. Mahasiswa dilatih melakukan pengecekan tersebut untuk memastikan pesawat udara dapat terbang kembali dengan aman." lanjut Budi Hartono.

Budi juga menjelaskan bahwa saat ini banyak lulusan program studi aeronautika di POLBAN telah bekerja dengan beberapa lembaga penerbangan di Indonesia seperti GMF AeroAsia dan Merpati Maintenance Facility.

"Pada tahun 2015 – 2016 kami menerima mahasiswa untuk dididik hingga lulus, setelah lulus mereka bergabung dan bekerja untuk GMF AeroAsia, baik di hanggar 4 maupun di apron bandara." kata Budi Hartono.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, mengatakan bahwa sebagai bagian dari program Kurikulum Merdeka Belajar, program sertifikasi merupakan bagian dari komitmen Ditjen Pendidikan Vokasi dalam menyiapkan SDM unggul, khususnya di bidang aviasi yang sesuai dengan kebutuhan DUDI.

"Sertifikasi yang dimiliki di POLBAN menjadi salah satu contoh baik dari fokus kami (Ditjen Pendidikan Vokasi) dalam memiliki SDM yang berkualitas. Melalui fokus ini, Pendidikan Vokasi memiliki peran besar, khususnya dalam mengembangkan keterampilan talenta-talenta muda hingga mencapai SDM yang lebih kuat lagi," ujar Kiki.

Menurut Kiki, program sertifikasi kompetensi tidak hanya membantu para talenta muda untuk dapat meningkatkan kemampuannya untuk lebih kompetitif, akan tetapi juga membantu para mahasiswa memperoleh kesempatan yang besar untuk bergabung dengan pelaku industri aviasi ternama hingga di mancanegara.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini