Mahasiswa UNAIR Raih Tiga Penghargaan di International Youth Conference 2024

Mahasiswa UNAIR Raih Tiga Penghargaan di International Youth Conference 2024

"Waktu menjadi tantangan terbesar kami, apalagi setiap anggota tim memiliki kesibukan masing-masing, seperti internship dan KKN. Tapi, Alhamdulillah, kami berhasil mengatasi semua tantangan itu," tambahnya.

Gagasan pertama mereka, Ecotruck, adalah sebuah aplikasi monitoring sampah otomatis yang dilengkapi dengan sensor ultrasonik berbasis A-GPS. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, dengan visi menuju Indonesia bebas sampah pada tahun 2030 sesuai dengan target SDGs.

Sementara itu, gagasan kedua, Vrid, merupakan terapi berbasis realitas virtual (VR) untuk mengatasi kecemasan pada individu dengan gangguan mental. 

"Metode terapi ini memanfaatkan teknologi VR untuk memberikan pengalaman imersif yang membantu penyandang disabilitas mental menghadapi kecemasan mereka dalam lingkungan yang aman dan terkendali," jelas Firman.

Firman berharap inovasi yang mereka ciptakan tidak hanya menjadi solusi untuk masalah kebersihan dan kesehatan mental, tetapi juga dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan bermanfaat bagi sesama. 

"Meskipun latar belakang kami bukan dari bidang yang berkaitan langsung dengan teknologi sensor atau pengelolaan sampah dan VR, kami tetap berkomitmen untuk terus belajar dan berinovasi," tutupnya.

Dengan prestasi ini, UNAIR kembali membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di kancah internasional dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini