Perancang Busana Tanah Air Perkuat Hubungan Budaya Indonesia-China
"Setiap jahitan membawa dialog antara peradaban dua negara," tulis Yusuf dalam catatan kreatifnya.
Di bawah bimbingan Huang, Yusuf mulai secara sistematis mempelajari estetika Timur dalam studi magisternya, dengan memasukkan filosofi China "keselarasan antara manusia dan alam" ke dalam inovasi busana tradisional Indonesia.
"Dalam proses kreatif saya, saya suka menggunakan kain dan tekstil tradisional Indonesia, seperti batik, kain tenun, dan kulit dari berbagai daerah. Saya juga mendapat inspirasi dari arsitektur, seni pertunjukan, nilai budaya, dan seni rupa Indonesia," ungkap Yusuf.
Sejak 2015, Yusuf aktif mengikuti Jember Fashion Carnival (JFC) di Indonesia, meraih banyak penghargaan dan dikenal luas di kalangan desainer muda. Kini dia menjadi desainer busana yang dicari di berbagai ajang fesyen utama di Indonesia. JFC dipandang sebagai simbol budaya modern Jawa Timur, di mana setiap tahun masyarakat mengenakan kostum megah bertema tradisi Indonesia, yang menjadikannya salah satu karnaval paling terkenal di dunia.
Pada 2024, Yusuf kembali berpartisipasi dalam JFC, karyanya meraih penghargaan Best Costume Award dan Best Honorary Award. Berkat prestasi itu, dia ditunjuk sebagai duta resmi acara tersebut untuk periode 2025-2027.
Foto ini menunjukkan Yusuf Maulana Furdaus asal Indonesia saat diundang mengikuti Jember Fashion Carnival (JFC) 2024. (Sumber: Istimewa)
Sebagai duta pertukaran budaya, Yusuf juga aktif mengikuti berbagai kegiatan pertukaran China-Indonesia di China, berpartisipasi dalam pertunjukan dan berbagi kisah desain serta ikatannya dengan China, menjadi perwakilan menonjol generasi muda dalam hubungan kebudayaan kedua negara.
Zhao Ke, direktur di Pusat Pertukaran Pendidikan Internasional Guangxi Arts University, mengatakan bahwa Yusuf adalah perwakilan unggul dari program pelatihan bersama talenta seni China-ASEAN.
"Karya-karyanya tidak hanya menampilkan bakat seni pribadi dan visi multikulturalnya, tetapi juga menjadi perwujudan nyata pertukaran budaya serta saling belajar antara China dan Indonesia. Hal ini menunjukkan peran universitas sebagai jembatan pendidikan internasional dan kerja sama, serta memperlihatkan nilai unik generasi muda dalam mendorong dialog antarperadaban dan memperkuat integrasi budaya," kata Zhao Ke.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Jepara- Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta…
NYALANUSANTARA, Beijing- Pangsa pasar durian Vietnam di China…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Pelaksanaan Pemilu yang jujur, adil,…
NYALANUSANTARA, Semarang – Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang…
NYALANUSANTARA, Jepara- Pemain muda Persijap Jepara, Dicky Kurniawan,…
NYALANUSANTARA, Purworejo – Kantor SAR Cilacap melaksanakan operasi…
NYALANUSANTARA, Surakarta – Kanwil Kemenkum Jateng bersama Balai…
NYALANUSANTARA, Yogyakarta- Pemain PSIM Yogyakarta, Reva Adi Utama,…
NYALANUSANTARA, Semarang– Jisco Marine Co., Ltd, Busan, bekerja sama…
NYALANUSANTARA, Semarang - Memasuki periode musim kemarau tahun…
NYALANUSANTARA, BEIJING- Output industri di China mencatat pertumbuhan 6,1…
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
NYALANUSANTARA, Surakarta - Di tengah tantangan pangan global,…
NYALANUSANTARA, Bandar Lampung- PSIM Yogyakarta akan menghadapi laga…
Komentar