Bantuan Pangan Beras 731.980 Kilogram Disalurkan ke 73.198 KPM di Kabupaten Sragen
sragenkab.go.id
NYALANUSANTARA, Sragen - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapana) dan BULOG terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan dengan menggulirkan bantuan pangan berupa 731.980 kilogram beras. Alokasi bantuan ini disalurkan kepada 73.198 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh desa dan kelurahan Kabupaten Sragen.
Pada Jumat pagi (26/1/2024), penyaluran bantuan pangan ini berlangsung di Halaman Kantor Pos Sragen. Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati turut hadir dalam kegiatan tersebut, bersama dengan Kepala Cabang Bulog Surakarta Andy Nugroho, Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Kepala Kantor Pos Sragen, dan Kepala OPD Kabupaten Sragen.
Sebanyak 1.281 KPM menerima bantuan tahap pertama sebesar 12.810 kilogram beras. Penyaluran ini merupakan hasil kerjasama antara Badan Pangan Nasional, BULOG, dan PT. Pos Indonesia untuk memastikan distribusi bantuan pangan sampai ke tingkat desa.
Andy Nugroho, Pemimpin Cabang Bulog Surakarta, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pangan beras melibatkan tujuh Kabupaten/Kota di Solo Raya, termasuk Kabupaten Sragen.
Penyaluran ini akan dilakukan secara simultan selama enam bulan hingga bulan Juli mendatang.
"Masing-masing orang mendapatkan 10 kilogram beras dengan kualitas setara premium. Alokasi beras di Kabupaten Sragen mencapai 731.980 kilogram," ujar Nugroho. Dia menegaskan bahwa penyaluran pertama di Kabupaten Sragen diharapkan selesai akhir bulan Januari.
Data yang digunakan dalam penyaluran beras ini berasal dari Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) Kemenko PMK.
Nugroho menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk membantu keluarga dengan kemiskinan ekstrim.
Bupati Yuni menyambut baik penyaluran bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram dari pemerintah pusat, mengingat hal ini dapat membantu keluarga miskin di Kabupaten Sragen.
"Dengan mendapat beras 10 kilogram, bisa menghemat pengeluaran untuk digunakan keperluan yang lain. Jangan dibelikan rokok. Bisa dibelikan bahan makanan yang sehat untuk anak-anak kita," ungkapnya.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Sragen - Minggu pagi (21/1/2024), Bupati Sragen,…
NYALANUSANTARA, Sragen - Car Free Day (CFD) Kabupaten…
NYALANUSANTARA, Sragen - Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Karnaval Paskah Kota Semarang 2026…
Film Bhooth Bangla menghadirkan kisah Arjun yang diperankan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Artotel Group, melalui pilar Food…
NYALANUSANTARA, JEPARA- Setelah merilis Honor Power 2 dengan baterai…
NYALANUSANTARA, Jakarta - KAI Services meresmikan Laboratorium Quality…
NYALANUSANTARA, DEMAK- Penerus Xiaomi 17 Pro mulai mencuri perhatian…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kualitas pendidikan di Fakultas Kedokteran…
NYALANUSANTARA, Semarang – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang,…
NYALANUSANTARA, TAIYUAN- Tren kerajinan tangan seperti tembikar, stiker dekoratif,…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Fakultas Sains dan Matematika (FSM)…
Komentar