Berkat MBG, Petani NTT Bersyukur 3.000 Buncis Terserap Semua
Mikael bercerita, sebelum ada MBG, mentimun jenis baru yang dia tanam hanya dihargai Rp 1.000 per kilogram, paling baik Rp 1.500 per kilogram.
“Kalau di pasar umum, beberapa bulan lalu, besar-besar begini saya punya, hanya (dihargai) seribu,” kenang Mikael.
Kini, harga mentimunnya bahkan naik hingga 10 kali lipat. Dapur MBG mau menyerap semua hasil tanamannya. “Jadinya per kilogram Rp 10 ribu (bahkan) Rp 12 ribu,” kata dia.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, NANCHANG- Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel…
NYALANUSANTARA, Manggarai— Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Artotel Group, melalui pilar Food…
NYALANUSANTARA, JEPARA- Setelah merilis Honor Power 2 dengan baterai…
NYALANUSANTARA, Jakarta - KAI Services meresmikan Laboratorium Quality…
NYALANUSANTARA, DEMAK- Penerus Xiaomi 17 Pro mulai mencuri perhatian…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kualitas pendidikan di Fakultas Kedokteran…
NYALANUSANTARA, Semarang – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang,…
NYALANUSANTARA, TAIYUAN- Tren kerajinan tangan seperti tembikar, stiker dekoratif,…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Fakultas Sains dan Matematika (FSM)…
NYALANUSANTARA, Semarang – Pelaksanaan Pemilu yang jujur, adil,…
NYALANUSANTARA, Semarang – Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang…
Komentar