Kota Semarang Dipimpin Agustina-Iswar, Akses Pendidikan Terbuka Lebar dan Ijazah Tertahan Akhirnya Kembali ke Pemiliknya

Kota Semarang Dipimpin Agustina-Iswar, Akses Pendidikan Terbuka Lebar dan Ijazah Tertahan Akhirnya Kembali ke Pemiliknya

· Perluasan program sekolah swasta gratis dari 129 menjadi 135 sekolah

· Perluasan program beasiswa untuk ribuan siswa miskin dan berprestasi

· Pembangunan infrastruktur pendidikan lanjutan

· Penyelenggaraan 15 kompetisi olahraga, seni, dan inovasi

· Fasilitasi kompetisi internasional bagi talenta muda Semarang

"Tahun depan kita kejar target yang lebih tinggi. Tidak boleh ada anak Semarang yang tidak sekolah karena alasan biaya. Semua harus mendapat akses pendidikan yang layak. Ini janji kami kepada warga Semarang," tegas Agustina.

Gotong Royong Mencerdaskan Semarang

Satu tahun kepemimpinan Agustina-Iswar membuktikan bahwa mencerdaskan anak bangsa tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan gotong royong semua pihak: sekolah yang peduli, guru yang dedikatif, orang tua yang mendukung, dan anak-anak yang semangat belajar.

Ribuan guru yang mengajar dengan dedikasi tinggi, puluhan ribu orang tua yang mendukung pendidikan anak-anaknya, serta puluhan ribu siswa yang semangat belajar dan berprestasi—semua bergerak bersama mewujudkan Semarang Cerdas.

Satu tahun perjalanan Agustina-Iswar membuktikan bahwa ketika pemerintah hadir dan warga bergerak bersama, pendidikan benar-benar menjadi milik semua. Semarang cerdas bukan sekadar slogan. SPP tertunggak dilunasi, ijazah dibagikan, beasiswa diberikan, ruang kelas diperbaiki, dan kompetisi digelar—semua adalah wujud nyata bahwa pemerintah hadir untuk masa depan anak-anak Semarang.


Editor: Holy

Komentar

Terkini