Kota Semarang Dipimpin Agustina-Iswar, Akses Pendidikan Terbuka Lebar dan Ijazah Tertahan Akhirnya Kembali ke Pemiliknya
Masalah klasik lainnya adalah ijazah yang tertahan di sekolah karena berbagai alasan, biasanya terkait biaya. Ijazah adalah pintu masuk untuk melanjutkan pendidikan atau melamar pekerjaan. Tanpa ijazah, masa depan anak bisa terhambat.
Pemerintah kota bergerak cepat. Sepanjang 2025, sebanyak 374 ijazah berhasil dibagikan kepada pemiliknya dari 36 sekolah di Kota Semarang.
Namun, pekerjaan rumah masih besar. Masih ada 10.335 ijazah yang tertahan di berbagai sekolah. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong penyelesaian masalah ini agar tidak ada lagi anak Semarang yang masa depannya terhambat hanya karena selembar ijazah.
"Ijazah itu hak anak, bukan barang jaminan. Saya minta sekolah-sekolah untuk tidak menahan ijazah muridnya. Kalau ada masalah biaya, kita cari solusi bersama. Yang penting anak bisa melanjutkan masa depannya," tegas Wali Kota.
Beasiswa untuk Siswa dan Mahasiswa Miskin Berprestasi
Pemerintah kota Semarang juga mengalokasikan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga miskin yang berprestasi. Tahun 2025, ribuan penerima manfaat telah memperoleh beasiswa:
· 2.649 siswa SD/MI mendapat Rp600.000 per tahun
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Ungaran - Kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka memberikan pelayanan pengamanan…
Nama Jackie Chan selalu lekat dengan aksi laga…
Markiplier akhirnya membuktikan bahwa kreator YouTube bisa melangkah…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Sidang kasus dugaan peredaran narkoba di dalam…
NYALAUSANTARA, CHENNAI- Setelah vakum selama 16 tahun, kolaborasi legendaris…
NYALANUSANTARA, MUMBAI- Keputusan Arijit Singh untuk pensiun dari dunia…
NYALANUSANTARA, Semarang – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci…
NYALANUSANTARA, KEBUMEN- Persaingan smartphone kelas ultra-premium kembali memanas setelah…
NYALANUSANTARA, SURAKARTA- Pasar smartphone flagship di India kembali memanas…
NYALANUSANTARA, Semarang – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng…
Komentar