Gubernur Luthfi Jadikan Sektor Pendidikan Sebagai Instrumen Pengentasan Kemiskinan di Jateng
Hal senada disampaikan oleh Agus Nugroho, seorang guru PPPK di SMKN 1 Boyolali. Penantian belasan tahun untuk diangkat menjadi PPPK Guru akhirnya tercapai melalui formasi tahun 2025 lalu. Saat ini, ia telah mendapatkan SK PPPK dan baru saja mendapatkan penugasan sebagai fungsional guru agama di sekolah saat ini.
"Senang sekali, sudah lama sebelumnya kami sebagai guru honorer, sekarang sudah resmi menjadi PPPK dan menerima SK pelantikan jabatan fungsional sebagai guru agama. Jadi, sangat senang sekali," ujarnya.
Bagi Agus, menjadi PPPK Guru merupakan tanggung jawab moral dan pengabdian atas profesi yang ia jalani selama ini. Semua itu diraih melalui kerja keras dan keikhlasan dalam memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.
"Kita harus tetap berusaha memberikan apa yang kita bisa dengan tulus ikhlas. Bagi teman-teman terus semangat dan mengabdi dengan tulus ikhlas. Kerja keras itu tidak menipu hasil," ucapnya. (*)
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Semarang- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta…
NYALANUSANTARA, Semarang— PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa…
Terkini
NYALANUSANTARA, TANGGERANG- Honor bersiap meluncurkan lini terbaru mereka, Honor…
NYALANUSANTARA, DEPOK- Kehadiran Vivo X Fold 6 semakin dekat,…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Vivo T5 Pro 5G dipastikan segera meluncur…
Film Ready or Not 2: Here I Come…
Film Songko hadir membawa warna baru dalam perfilman…
NYALANUSANTARA, Semarang— Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Mijen…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan empat…
Film Don't Follow Me resmi tayang di Indonesia…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Dalam rangka menghadapi potensi situasi…
Film Turbulence hadir sebagai thriller dengan konsep unik…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menggelar Pra…
Komentar