Pemprov Jateng Sigap Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Solo Raya

Pemprov Jateng Sigap Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Solo Raya

NYALANUSANTARA, Karanganyar– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Solo Raya sekaligus meninjau langsung pemukiman terdampak. Tindakan ini sebagai bentuk respons tanggap darurat dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/4/2016). 

Luthfi didampingi Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati Ade Eliana. Dalam tinjauan itu, rombongan berjalan kaki menyusuri pematang untuk mencapai pemukiman warga terdampak.

“Tetap semangat nggih. Ini saya sama Pak Bupati dan Wakil Bupati. Kita tinjau bareng-bareng. Semoga genangan airnya segera surut,” ujar Luthfi saat berdialog dengan warga. 

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penanganan jangka panjang sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo. Sementara langkah sementara berupa pemasangan trapbag sepanjang 200 meter untuk menahan genangan sedang diupayakan.

Selain itu, dinas-dinas terkait, termasuk Dinas Sosial, BPBD, dan Dinas PUPR, sudah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat.

Sementara itu, Pemprov Jateng juga mengirim bantuan darurat ke Kota Surakarta. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menyampaikan bantuan mencakup kebutuhan pokok warga. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi,” katanya.

Rincian bantuan yang disalurkan meliputi: 100 paket makanan siap saji senilai Rp7,6 juta, 100 paket lauk siap saji senilai Rp3,9 juta, tiga unit tenda keluarga senilai Rp18,3 juta, 30 kasur senilai Rp12,1 juta, 30 tenda gulung senilai Rp7 juta, 50 selimut senilai Rp4,8 juta, 40 paket family kit senilai Rp16,6 juta, dan 24 paket kids ware senilai Rp11,3 juta. Total nilai bantuan mencapai Rp81,8 juta.

Pemprov Jawa Tengah memastikan pemantauan kondisi di lapangan tetap dilakukan, dan siap menambah bantuan sesuai kebutuhan warga terdampak banjir. 

“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses pemulihan berjalan maksimal,” tandas Gubernur Luthfi.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini