Bupati Gunungkidul Hadiri Syawalan dan Pertemuan Bulanan PHRI di Pictniq Land
NYALANUSANTARA, Gunungkidul- Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan acara Syawalan dan pertemuan bulanan yang berlangsung khidmat di objek wisata Pictniq Land, Patuk, Rabu, 15 April 2026.
Acara itu menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pelaku usaha jasa pariwisata dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Ketua BPC PHRI Gunungkidul, Sunyoto, menyampaikan bahwa kegiatan Syawalan ini merupakan agenda rutin tahunan yang sengaja dilaksanakan berpindah-pindah tempat. Strategi ini dilakukan sebagai upaya PHRI untuk membantu mempromosikan destinasi-destinasi wisata baru yang ada di wilayah Gunungkidul. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan di tengah persaingan usaha yang ada.
“Dalam kebersamaan ada kekuatan, dalam doa ada keberkahan. Meskipun ada kompetisi di antara kami sesama pedagang, kami harus tetap bersatu untuk membangun pariwisata di Gunungkidul,” ujar Sunyoto dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari manajemen Pictniq Land, Antonio Suharwato, menyatakan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat lokal. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 90% karyawan di Pictniq Land merupakan warga asli Kapanewon Patuk.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PHRI dalam memajukan sektor pariwisata. Bupati memaparkan data menggembirakan terkait kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Per 14 April 2024, PAD pariwisata telah mencapai Rp18,5 miliar, melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp7,5 miliar.
“Artinya ada kenaikan hampir Rp12 miliar selama tahun ini. Target kami dalam tiga bulan sudah menembus 51 persen dari target satu tahun. Ini semua berkat dukungan dan promosi yang rajin dilakukan oleh teman-teman PHRI,” ungkap Bupati.
Inovasi dan Penataan Kawasan
Dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 21 April mendatang, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana melibatkan 750 perempuan untuk melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Krakal sekaligus meninjau pembangunan jogging track di kawasan tersebut.
Bupati juga menekankan pentingnya Gunungkidul untuk membuka diri terhadap inovasi layanan, termasuk penyediaan tempat hiburan yang eksklusif namun tetap legal dan berizin resmi guna meningkatkan daya saing destinasi.
“Kebersamaan, kerukunan, dan keharmonisan menjadi pondasi utama dalam membangun sektor pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul,” pungkas Bupati menutup arahannya.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Gunungkidul– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar apel pegawai…
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pengiriman kendaraan dari pabrik ke dealer, atau…
NYALANUSANTARA, Semarang— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak…
Film Thailand Gohan: Heart of Home mulai mencuri…
Film Ip Man: Kung Fu Legend kembali mengangkat…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kota Semarang akan menjadi panggung…
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan…
NYALANUSANTARA, Salatiga – Kanwil Kemenkum Jateng menjalin kerja…
NYALANUSANTARA, Semarang— Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan segera…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan…
NYALANUSANTARA, Semarang— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengumpulkan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus…
Komentar