Pesantren Kilat Bawa Nuansa Ramadan yang Penuh Makna bagi Anak Berkebutuhan Khusus di SLBN Batang

Pesantren Kilat Bawa Nuansa Ramadan yang Penuh Makna bagi Anak Berkebutuhan Khusus di SLBN Batang

berita.batangkab.go.id

NYALANUSANTARA, Batang - Musala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Batang dipenuhi dengan aura suci Ramadan, di mana anak-anak berkebutuhan khusus dengan polosnya menanti kehadiran sang ustaz. 

Suasana nan damai memenuhi ruang wudu, di mana tangan-tangan mungil mereka membasuh wajah dengan penuh keikhlasan, mempersiapkan diri untuk menimba ilmu agama.

Dalam kegiatan yang dipandu dengan penuh kesabaran dan ketelatenan, para siswa SLBN Batang diajak untuk mendalami firman Allah SWT melalui pesantren kilat. 

Guru-guru dengan cermat menyampaikan pesan-pesan agama kepada anak-anak ini, yang tak terhenti oleh keterbatasan fisik mereka.

Muhammad Hikmat, salah seorang guru di SLBN Batang, menjelaskan betapa kegiatan pesantren kilat ini menjadi momen berharga bagi para siswa. 

"Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun selama Ramadan. Anak-anak mendapatkan siraman rohani melalui pendidikan agama yang intens," katanya.

Tidak hanya itu, SLBN Batang juga telah menyesuaikan pendidikan bagi tiga kategori anak berkebutuhan khusus yang ada di sekolah tersebut, yaitu tuna rungu, tuna grahita, dan autis. Bahkan, mereka memiliki pendidik khusus dalam bahasa isyarat untuk mendukung pembelajaran.

Salah satu contoh yang menginspirasi adalah perjuangan Rangga, seorang siswa dengan keterbatasan fisik. Meskipun menghadapi rintangan, semangatnya dalam mempelajari Alquran dan ibadah lainnya tetap menyala. 

"Di sini saya ikut pesantren kilat. Alhamdulillah, saya sudah bisa baca Alquran, doa, dan salat. Jadi gampang belajarnya karena dipandu oleh ustaz," ujarnya penuh semangat.

Kisah anak-anak seperti Rangga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mendapatkan pahala dan berkah Ramadan. 


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini