Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas Tekankan Pentingnya Transformasi Digital dalam Sapa ASN di KBRI Wellington

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas Tekankan Pentingnya Transformasi Digital dalam Sapa ASN di KBRI Wellington

NYALANUSANTARA, Wellington – Indonesia kini berada di fase krusial dalam transformasi digital pemerintah yang akan menentukan masa depan kehidupan digital bangsa selama beberapa dekade mendatang.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital terletak pada manajemen perubahan dan budaya di berbagai aspek, termasuk dalam urusan pemerintahan di bidang luar negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Anas saat menyapa aparatur sipil negara (ASN) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wellington, Selandia Baru, pada Selasa (06/08).

Menurut Anas, digitalisasi adalah faktor kunci dalam mewujudkan ‘Jalan Tol Pelayanan’ yang mendukung pembangunan infrastruktur yang digagas oleh Presiden.

“Digitalisasi bisa menjadi pendorong utama untuk meningkatkan kualitas layanan dan diplomasi Indonesia di luar negeri, termasuk di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan,” ujar Menteri Anas.

Menteri Anas menambahkan bahwa keberhasilan transformasi digital memerlukan kolaborasi antar-instansi dan kebijakan yang kuat untuk layanan terpadu. Transformasi ini juga memerlukan pola pikir digital yang maju serta dukungan dari talenta digital terbaik.

Menurut Anas, arah transformasi digital Indonesia telah diakui berada pada jalur yang benar oleh berbagai institusi global dan praktisi digital. Kementerian PANRB terus mempelajari praktik terbaik digitalisasi pemerintahan dari negara-negara maju, termasuk Selandia Baru.

Reformasi birokrasi juga merupakan salah satu agenda utama pemerintah Indonesia saat ini. Dengan reformasi yang efektif, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Anas berharap terjalin kerja sama yang lebih erat antara Kementerian PANRB dan KBRI Wellington dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi yang efektif.

“Kami juga berharap Bapak/Ibu di KBRI Wellington dapat memberikan masukan dan perspektif konstruktif berdasarkan pengalaman selama bertugas di Selandia Baru,” tambah mantan Bupati Banyuwangi itu.

Menteri Anas, yang didampingi oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Selandia Baru Fientje Maritje Suebu, berdiskusi dengan ASN Indonesia di Selandia Baru mengenai tantangan dan peluang, peningkatan kompetensi, serta penerapan kebijakan terbaru dari Kementerian PANRB yang relevan dengan ASN di luar negeri.

Ia juga menekankan pentingnya fasilitas dan dukungan bagi ASN di luar negeri, termasuk aspek kesehatan dan kesejahteraan.

Di akhir pertemuan, Menteri Anas menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras ASN yang mengabdi di luar negeri.

“Saya mengapresiasi kinerja dan komitmen staf KBRI Wellington dalam memelihara hubungan baik antar-negara, mempromosikan budaya, perdagangan, pendidikan, dan investasi, sehingga memperkuat ikatan antara Indonesia dan Selandia Baru,” tutup Anas.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini