Elektabilitas Yoyok Sukawi Tertinggi Jelang Pilwakot Semarang, Demokrat: Kita Tetap Harus Kerja Keras

Elektabilitas Yoyok Sukawi Tertinggi Jelang Pilwakot Semarang, Demokrat: Kita Tetap Harus Kerja Keras

NYALANUSANTARA, Semarang - Ketua DPC Partai Demokrat Kota Semarang, Wahyoe "Liluk" Winarto tetap tak ingin terbuai atas hasil survei dari Indo Barometer yang menempatkan kadernya, AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi sebagai calon wali kota Semarang 2024 dengan tingkat elektabilitas tertinggi. 

"Saya apresiasi kemarin yang disampaikan lembaga survei Indo Barometer bahwa menempatkan Mas Yoyok di peringkat pertama, saya apresiasi," katanya saat konferensi pers di Posko Pemenangan Koalisi Semarang Maju di Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (8/10/2024).

Diketahui hasil survei Indo Barometer dalam simulasi terbuka atau top of mind menunjukkan tingkat elektabilitas Yoyok Sukawi mencapai 16,5 persen. Dia unggul di atas sejumlah nama lain yang dijagokan akan maju pada Pilwakot Semarang 2024.

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu atau Mbak Ita di posisi kedua dengan elektabilitas 11 persen. Lalu Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan 6,3 persen, disusul Bupati Kendal Dico Ganinduto 2,8 persen. Sementara elektabilitas nama calon lainnya berada di bawah 2 persen.

Menanggapi hasil survei ini, Liluk berkata, pihaknya tidak mau terlalu percaya diri karena perjalanan dalam Pilwakot masih panjang. Bahkan partainya bersama partai lain di Koalisi Semarang Maju akan bekerja lebih keras dalam memenangkan Anggota DPR RI dan CEO PSIS tersebut.

"Dan kita tentunya tidak terus percaya diri, perjalanan masih jauh kan. Kita harus juga kerja keras untuk bisa lebih baik dari survei yang ada. Dan tentu kan dari wakil juga akan menentukan," ungkap Liluk. 

Di luar itu, saat ini Koalisi Semarang Maju yang terdiri dari Partai Demokrat, PKS, PKB, NasDem, PAN, dan PPP, masih terus menggodok sejumlah nama yang diusulkan sebagai calon wakil wali kota pendamping Yoyok Sukawi. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini