Menara Kontrol Peringatkan Jeju Air Adanya Tabrakan dengan Burung

Menara Kontrol Peringatkan Jeju Air Adanya Tabrakan dengan Burung

Foto Istimewa.

NYALANUSANTARA, Jakarta- Menara kontrol bandara memberikan peringatan tentang kemungkinan tabrakan dengan burung hanya enam menit sebelum pesawat penumpang Jeju Air yang mengangkut 181 orang yang kemudian jatuh di daerah Muan, barat daya Korea Selatan.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 9:07 pagi waktu setempat, ketika pesawat Jeju Air keluar dari landasan pacu saat mendarat dan bertabrakan dengan dinding pagar di Bandara Internasional Muan, yang terletak di Provinsi Jeolla Selatan, sekitar 288 kilometer barat daya Seoul.

Akibat kecelakaan tersebut diduga menewaskan 179 penumpang. 

Hal itu diungkapkan otoritas setempat dalam konferensi pers yang digelar oleh Kementerian Tanah, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan, yang mengawasi keselamatan penerbangan. Menara kontrol memberikan peringatan tentang tabrakan dengan burung pada pukul 8:57 pagi. Setelah menerima peringatan tersebut, pilot segera mengumumkan mayday atau keadaan darurat pada pukul 8:58 pagi.

Pesawat kemudian mencoba mendarat pada pukul 9:00 pagi, tetapi jatuh tiga menit kemudian, sekitar pukul 9:03 pagi, saat mendarat tanpa roda pendaratan yang dikeluarkan. 

"Saat mencoba mendarat di landasan pacu No.1, menara kontrol memberikan peringatan tabrakan dengan burung dan pilot mengumumkan mayday tak lama setelah itu," kata kementerian tersebut.

Pihak berwenang juga menyatakan bahwa pihak menara kontrol telah memberi izin pesawat nahas itu untuk mendarat di arah berlawanan di landasan pacu. Pilot kemudian mencoba mendarat, namun pesawat keluar dari landasan pacu dan menabrak dinding.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini