Wali Kota Semarang, Raih Dukungan ICW dalam Pencegahan Korupsi

Wali Kota Semarang, Raih Dukungan ICW dalam Pencegahan Korupsi

semarangkota.go.id

NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mendapat dukungan penuh dari Indonesian Corruption Watch (ICW) dalam upayanya untuk mencegah korupsi, terutama di sektor pengadaan barang dan jasa. 

Agus Sunaryanto, Ketua ICW, menyatakan bahwa pengadaan barang dan jasa merupakan sektor yang rentan terhadap praktik korupsi, dan lembaga penegak hukum telah banyak menindak kasus-kasus korupsi dalam sektor tersebut.

"KPK, kejaksaan, maupun kepolisian sudah banyak sekali menangani kasus-kasus korupsi. Namun, kita tidak bisa kemudian menghentikan pengadaan barang dan jasa," ujarnya di Balai Kota Semarang.

Agus Sunaryanto menyoroti pentingnya pengadaan barang dan jasa sebagai perwujudan titik temu antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. 

Ia menyatakan bahwa masyarakat kini adalah penerima manfaat dari praktik pengadaan tersebut, sehingga kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat mencegah atau menghindari praktik korupsi.

"Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Hevearita memiliki komitmen tinggi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi," ujarnya.

ICW berupaya melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, melalui inspektorat, untuk mencegah dan memberantas praktik korupsi secara terstruktur. 

Agus Sunaryanto menekankan bahwa kolaborasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) maupun Unit Layanan Pengadaan (ULP) dapat memantau indikasi yang mengarah pada penyelewengan.

Iskandar Saharudin, Ketua Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro), menekankan bahwa sistem pencegahan korupsi dengan kolaborasi bersama masyarakat sipil adalah poin utama. 

Ia menyebutnya sebagai potensi legacy kepemimpinan Wali Kota Hevearita, di mana Kota Semarang benar-benar membelanjakan anggarannya secara efektif dan tepat sasaran.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini