ULASAN I Was a Stranger: Drama Kemanusiaan yang Mengendap dalam Sunyi
Salah satu kekuatan utama I Was a Stranger terletak pada sikapnya yang tidak menghakimi. Tak ada karakter yang sepenuhnya benar atau sepenuhnya salah. Semua berada dalam wilayah abu-abu, sebagaimana kehidupan nyata. Film ini tidak menawarkan solusi mudah, melainkan mengajukan pertanyaan tentang empati, pilihan, dan arti sebuah “rumah”.
Menjadi orang asing dalam film ini bukan semata soal berpindah negara. Ia juga tentang kehilangan rasa memiliki, keterasingan dari keadaan, bahkan dari diri sendiri. Semua disampaikan tanpa khotbah, lewat interaksi sederhana antarmanusia.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, GROBOGAN- Film horor Indonesia terus berkembang, dan Arwah…
Film 13 Days 13 Nights karya Martin Bourboulon…
Terkini
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pengiriman kendaraan dari pabrik ke dealer, atau…
NYALANUSANTARA, Semarang— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak…
Film Thailand Gohan: Heart of Home mulai mencuri…
Film Ip Man: Kung Fu Legend kembali mengangkat…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kota Semarang akan menjadi panggung…
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan…
NYALANUSANTARA, Salatiga – Kanwil Kemenkum Jateng menjalin kerja…
NYALANUSANTARA, Semarang— Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan segera…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan…
NYALANUSANTARA, Semarang— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengumpulkan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus…
Komentar