ULASAN I Was a Stranger: Drama Kemanusiaan yang Mengendap dalam Sunyi

ULASAN I Was a Stranger: Drama Kemanusiaan yang Mengendap dalam Sunyi

Salah satu kekuatan utama I Was a Stranger terletak pada sikapnya yang tidak menghakimi. Tak ada karakter yang sepenuhnya benar atau sepenuhnya salah. Semua berada dalam wilayah abu-abu, sebagaimana kehidupan nyata. Film ini tidak menawarkan solusi mudah, melainkan mengajukan pertanyaan tentang empati, pilihan, dan arti sebuah “rumah”.

Menjadi orang asing dalam film ini bukan semata soal berpindah negara. Ia juga tentang kehilangan rasa memiliki, keterasingan dari keadaan, bahkan dari diri sendiri. Semua disampaikan tanpa khotbah, lewat interaksi sederhana antarmanusia.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini