Semarak Penutupan Olimpiade Musim Dingin 2026 di Verona Pukau Dunia

Semarak Penutupan Olimpiade Musim Dingin 2026 di Verona Pukau Dunia

NYALANUSANTARA, VERONA- Gelaran Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 telah resmi berakhir menyusul upacara penutupan yang dilangsungkan di Italia utara.

   Upacara penutupan tersebut berlangsung di Verona Olympic Arena, yang berjarak sekitar 120 km dari Milan, meski tidak ada kompetisi olahraga apa pun yang diadakan di kota tersebut. Setelah dimulai dengan penghormatan terhadap opera klasik Italia, para pembawa bendera yang mewakili 92 negara partisipan kemudian memasuki stadion melalui properti raksasa dari opera "Aida" dan diiringi dengan penghormatan bagi musik sinema Italia.

Upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2026 berlangsung meriah dan penuh emosi di Verona, Italia. Kota bersejarah yang identik dengan kisah Romeo dan Juliet itu berubah menjadi panggung megah perayaan olahraga musim dingin terbesar di dunia. Ribuan penonton yang memadati arena serta jutaan pasang mata dari berbagai penjuru dunia menyaksikan momen perpisahan yang sarat kebanggaan dan haru.

Pertunjukan dibuka dengan tata cahaya spektakuler yang menyinari langit malam Verona. Koreografi massal yang melibatkan ratusan penari menghadirkan perpaduan budaya Italia dengan semangat persatuan global. Musik orkestra khas Italia menggema, berpadu dengan teknologi visual modern yang menampilkan perjalanan para atlet sejak hari pertama kompetisi hingga puncak kejayaan mereka.

Parade atlet menjadi salah satu momen paling dinantikan. Para peserta dari berbagai negara berjalan santai sambil membawa bendera, saling bertukar pin, dan mengabadikan momen kebersamaan. Tidak ada lagi sekat persaingan—yang tersisa hanyalah persahabatan dan rasa bangga atas perjuangan yang telah dilalui di arena es maupun salju.

Panitia penyelenggara juga menampilkan kilas balik momen-momen ikonik selama perhelatan berlangsung. Sorotan diberikan kepada para peraih medali emas yang mencetak sejarah baru, serta kisah-kisah inspiratif atlet yang bangkit dari keterbatasan. Tayangan tersebut mengundang tepuk tangan panjang sekaligus rasa haru dari para penonton.

Sebagai simbol penutupan resmi, bendera Olimpiade diturunkan dengan khidmat sebelum diserahkan kepada tuan rumah berikutnya. Prosesi ini menjadi pengingat bahwa semangat Olimpiade akan terus hidup dan berpindah dari satu kota ke kota lain, menyatukan dunia melalui sportivitas dan persahabatan.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini