ESDM Tingkatkan Produksi Minyak Nasional sebagai Antisipasi Gejolak Geopolitik Global

ESDM Tingkatkan Produksi Minyak Nasional sebagai Antisipasi Gejolak Geopolitik Global

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan peningkatan produksi minyak dalam negeri menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mengantisipasi dampak gejolak geopolitik global, termasuk situasi politik yang tengah memanas di Venezuela.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan cadangan strategis dan optimalisasi produksi minyak.

“Sebagai langkah antisipasi, kami terus meningkatkan cadangan strategis minyak nasional serta mengoptimalkan produksi,” ujar Dwi Anggia 

Upaya peningkatan produksi minyak nasional dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dan metode produksi lanjutan, seperti hydraulic fracturing (fracking), enhanced oil recovery (EOR), serta horizontal drilling guna mendongkrak output minyak.

Selain aspek teknis, pemerintah juga mendorong reformasi fiskal, percepatan proses perizinan, dan peningkatan investasi eksplorasi di wilayah frontier agar lebih menarik bagi investor sektor hulu migas. Pemerintah juga menargetkan reaktivasi sekitar 4.500 sumur minyak idle sebagai bagian dari strategi peningkatan produksi.

“Kami terus memantau perkembangan situasi global, termasuk yang terjadi di Venezuela,” kata Anggia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan hingga saat ini belum terlihat dampak langsung situasi Venezuela terhadap pasokan maupun harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini