Universitas Paramadina Gelar Diskusi Publik Evaluasi dan Outlook Pendidikan Tinggi Menuju Kampus Global
Kritik terhadap Obsesi Peringkat Global
Pandangan kritis terhadap pemeringkatan global disampaikan oleh Prof. Andi Adriansyah, M.Eng. Ia menilai fokus berlebihan pada indikator kuantitatif seperti jumlah publikasi, sitasi, dan reputasi akademik telah mendistorsi tujuan utama pendidikan tinggi.
“Seolah-olah kampus menjadi pabrik publikasi dan sitasi, tanpa mengukur dampak nyata penelitian terhadap masyarakat,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa banyak persoalan lokal dan regional justru terabaikan akibat obsesi terhadap standar global. Oleh karena itu, ia mengusulkan pergeseran paradigma dari peringkat global menuju relevansi global, yakni pengakuan internasional terhadap perguruan tinggi yang memiliki dampak nyata dan relevan bagi masyarakat.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta- Sebagai langkah nyata menciptakan budaya anti…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Kasus pekerja migran tak hanya berasal…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, Semarang- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Merek otomotif asal China, Changan, menggelar…
NYALANUSANTARA, Gunungkidul- Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memimpin…
NYALANUSANTARA, Banyumas- Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menggelar…
NYALANUSANTARA, Surakarta- Belasan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS)…
NYALANUSANTARA, Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, Batang- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa…
NYALANUSANTARA, Cilacap- Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti,…
NYALANUSANTARA, Cilacap- Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Musyawarah Perencanaan…
Komentar