Natalan di UPGRIS, Pendeta Ingatkan Umat soal Krisis dan Ketundukan pada Rencana Tuhan

Natalan di UPGRIS, Pendeta Ingatkan Umat soal Krisis dan Ketundukan pada Rencana Tuhan

Semarang – Suasana sederhana tapi khidmat Nampak di Kampus 4 Universitas PGRI Semarang atau UPGRIS, Jalan Gajah Raya, Semarang, pada Senin (22/12). Pagi hingga siang itu sekitar 150 an orang yang terdiri dari Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang beragama katolik dan Kristen Bersama sama merayakan Natal 2025.

Ibadah Natal dipimpin Pendeta Duta Lumadi dari Gereja Kristen Jawa atau GKJ Ungaran. Para peserta Nampak khusyuk mendengar khutbah pesan Natal dan larut dalam pujian.

Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati MHum mengatakan keluarga besar UPGRIS beraneka ragam. Maka pihaknya pun berusaha menggelar kegiatan keagamaan secara merata. Ia berharap melalui kegiatan ini, keimanan para dosen, karyawan dan mahasiswa terus meningkat.

“Kami berharap para dosen, karyawan dan mahasiswa selalu dekat dengan Tuhan, melibatkan Tuhan dalam segala perkara. Karena Tuhan lah sang pencipta kehidupan. Kepada-Nya lah kita harus berserah,” kata Suciati.

Pendeta Duta Lumadi mengatakan Natal mengingatkan kepada manusia bahwa krisis, kesulitan dan tantangan kehidupan selalu ada. Umat harus percaya bahwa sekalipun berhadapan dengan krisis, Allah beserta kita.

“Allah selalu beserta dan menemani kita. Saya yakin civitas akademika UPGRIS juga menghadapi berbagai tantangan. Ingat, selagi kita percaya dan tuduk pada rencana Tuhan, pasti yang terbaik akan terjadi,” tegasnya.

“Situasi krisis ini sama halnya Ketika Bunda Maria akan melahirkan putra Nya yakni Yesus Kristus. Maria hendak diceraikan suaminya (Yusuf) karena suaminya merasa belum berhubungan badan. Maria mengandung karena roh kudus. Yusuf pun dipertaruhkan harga dirinya antara menceraikan istrinya dan kepercayaan kepada Tuhan. Situasi sosial waktu itu juga sedang sulit. Namun Yusuf batal menceraikan dan tetap Bersama Maria,” sambungnya.


Editor: Holy

Komentar

Terkini