Momen Haru Warnai Penyerahan Ijazah Wisudawan UNAIR yang Meninggal Dunia

Momen Haru Warnai Penyerahan Ijazah Wisudawan UNAIR yang Meninggal Dunia

NYALANUSANTARA, Surabaya – Hari ini, Airlangga Convention Center di Kampus MERR-C Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi saksi perayaan wisuda yang penuh haru. 

Meski terasa lengang tanpa kehadiran Erma Astuti Lay, wisudawan yang berpulang ke Rahmatullah beberapa pekan sebelumnya, momen bahagia itu tetap dirayakan dengan semangat dan kebersamaan.

Erma, seorang mahasiswa dari Fakultas Keperawatan (FKp) UNAIR, meninggalkan kenangan yang tak terlupakan bagi mereka yang mengenalnya. Meskipun tak bisa hadir secara fisik, namanya tetap meriah di antara para wisudawan yang menerima ijazah mereka hari ini.

Dalam suasana cuaca cerah Surabaya, para wisudawan dengan bangga menerima ijazah mereka dari tangan Rektor UNAIR, Prof. Dr. Mohammad Nasih SE MT Ak. Namun, di antara kebahagiaan yang dirasakan, ada kepedihan yang tak terelakkan atas kepergian Erma.

"Sang bibi yang bernama Mardiah Sya’ban menjadi sosok keluarga yang mewakili. Ijazah diserahkan langsung oleh Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak," ungkap sumber.

Mardiah Sya’ban, bibi Erma, menceritakan tentang semangat belajar tinggi yang dimiliki keponakannya. Erma, yang berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menunjukkan ketekunan dan semangat yang luar biasa dalam mengejar pendidikannya di UNAIR. Meski telah berpulang, semangat Erma tetap menginspirasi banyak orang.

Tak hanya itu, sahabat Erma, Maria Yanuaria Thein, juga mengingatkan tentang sifat mandiri dan tekun yang dimiliki oleh Erma. Meskipun dalam kondisi mengandung anak kedua, Erma tetap fokus dalam menyelesaikan skripsinya dengan baik, menjadi teladan bagi teman-temannya.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini