Pura-pura Jadi Investor, Tiga WN Pakistan Dideportasi Imigrasi Blitar
NYALANUSANTARA, BLITAR- Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Blitar mendeportasi tiga warga negara Pakistan yang tinggal di wilayah Tulungagung, Jawa Timur. Ketiganya diduga mengaku sebagai investor asing tanpa dasar yang jelas hingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kepala Imigrasi Blitar Aditya Nursanto mengatakan, tindakan tersebut berawal dari laporan warga yang mencurigai keberadaan tiga WN Pakistan yang mengklaim sebagai investor.
“Awalnya kami menerima laporan dari masyarakat Tulungagung terkait tiga warga negara Pakistan yang mengaku sebagai investor asing,” ujar Aditya kepada wartawan, Selasa (23/12/2025).
Menindaklanjuti laporan itu, petugas Imigrasi Blitar mendatangi rumah kontrakan yang ditempati ketiganya. Saat dilakukan pemeriksaan awal, para WN Pakistan tersebut tidak mampu menjelaskan secara rinci rencana maupun aktivitas investasi yang mereka klaim.
Petugas kemudian membawa ketiganya ke Kantor Imigrasi Blitar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Ketika diinterogasi, yang bersangkutan tidak memahami aturan maupun rencana investasi yang mereka sampaikan. Dari hasil penyelidikan, kami kenakan sanksi administratif,” jelas Aditya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Imigrasi Blitar memutuskan menjatuhkan sanksi deportasi kepada ketiga WN Pakistan tersebut. Mereka diduga melanggar ketentuan izin tinggal serta berpotensi melakukan penipuan dengan modus investasi fiktif.
Selain dugaan pelanggaran administrasi keimigrasian, keberadaan ketiganya juga menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di lingkungan sekitar.
“Tiga warga negara Pakistan tersebut akan kami lakukan pemulangan paksa karena diduga melanggar izin tinggal di Indonesia,” tegas Aditya.
Ia menambahkan, proses deportasi dijadwalkan berlangsung pada Rabu (24/12). Ketiganya akan dipulangkan ke negara asal melalui Bandara Juanda, Surabaya, dengan pengawalan petugas Imigrasi.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, BLITAR- Belasan warga Dusun Sembon, Desa/Kecamatan Wonotirto, Kabupaten…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Fenomena yang mengundang perhatian terjadi di…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Portal pembatas kendaraan berat yang…
NYALANUSANTARA. Semarang - Lapas Kelas I Semarang terus…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Isu kedaulatan pangan dinilai menjadi…
NYALANUSANTARA, Semarang— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menanam sebanyak…
NYALANUSANTARA, Getasan— Sebanyak 2.700 pelari dari 14 negara…
NYALANUSANTARA, Boyolali— Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno,…
NYALANUSANTARA, Semarang— Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia…
NYALANUSATARA, BANDUNG- Mahasiswa Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Proyek Kanal Pinglu di Daerah Otonom Etnis…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh mencatat lonjakan…
NYALNUSANTARA, DENPASAR- Bali United resmi mengakhiri kerja sama peminjaman…
Komentar