Guna Kelola Sampah Berkelanjutan, Pemkab Banyumas Luncurkan RRDF dan Recycling Center

Guna Kelola Sampah Berkelanjutan, Pemkab Banyumas Luncurkan RRDF dan Recycling Center

Direktur Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Prasetyo, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah telah menjadi isu strategis nasional, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029. Prasetyo menilai, apa yang diharapkan oleh pemerintah pusat telah dijawab dengan baik oleh Kabupaten Banyumas melalui pengelolaan sampah terpadu, termasuk pengolahan sampah berbasis RDF sebagai bahan bakar alternatif.

“Kabupaten Banyumas telah menerapkan pengelolaan sampah terpadu dari hulu hingga hilir, termasuk pengolahan sampah berbasis RDF sebagai bahan bakar alternatif yang bernilai tambah,” ujarnya.

Keberhasilan Banyumas dalam pengelolaan sampah ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa Kota Bandung terus belajar dari Banyumas yang dinilai berhasil dalam pengelolaan sampah. Ia menilai, Banyumas mampu mengelola sekitar 78 persen timbulan sampah, sementara Bandung baru mampu mengelola 22 persen.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait perang melawan sampah. Diaz menyebut Banyumas sebagai barometer nasional dalam pengelolaan sampah berbasis hulu dengan capaian yang jauh di atas rata-rata nasional.

“Capaian pengelolaan sampah di Banyumas mencapai sekitar 77 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang masih di kisaran 25-39 persen. Ini merupakan angka yang sangat tinggi,” tegas Diaz.

Banyumas juga menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang menerima hibah dari United Nations Capital Development Fund (UNCDF) senilai USD 150.000 untuk mendukung inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan.

Melalui peluncuran RDF dan Recycling Center ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan memperkuat ekonomi sirkular. Selain itu, keberhasilan Banyumas diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini