Wabup Lintarti Buka Latihan Dasar Kelompok Program Z-Mart di Pendopo Si Panji Banyumas
NYALANUSANTARA, Banyumas- Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, membuka kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Program Z-Mart yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyumas. Acara ini berlangsung di Pendopo Si Panji pada Rabu, 25 Februari 2026.
Acara itu diikuti oleh 100 calon penerima manfaat program Z-Mart yang telah melalui proses survei dan asesmen sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Semua peserta merupakan pelaku usaha warung di wilayah Kabupaten Banyumas.
Dalam sambutannya, Lintarti menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Baznas Banyumas dalam menghadirkan program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha warung tradisional yang menghadapi tantangan semakin kompleks.
"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Banyumas mengapresiasi Baznas Kabupaten Banyumas yang terus konsisten menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi umat, salah satunya melalui Z-Mart. Kita memahami bahwa tantangan pelaku usaha warung tradisional saat ini semakin kompleks," ungkap Lintarti.
Lebih lanjut, Lintarti menekankan bahwa Z-Mart merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam mendukung pemberdayaan ekonomi, terutama bagi pelaku usaha mikro.
"Program Z-Mart ini adalah salah satu bentuk nyata pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang bertujuan untuk memperkuat usaha mikro, khususnya di wilayah perkotaan. Di tengah berkembangnya ritel modern, pelaku usaha kecil harus mampu beradaptasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat daya saing," tambahnya.
Menutup sambutannya, Lintarti berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, agar mereka dapat menjadi penggerak ekonomi di lingkungan masing-masing.
"Serap ilmu yang diberikan, bangun komitmen untuk berkembang, dan jalankan usaha dengan jujur, disiplin, serta penuh tanggung jawab. Semoga melalui program Z-Mart ini lahir para pelaku usaha yang tangguh, mandiri, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungan masing-masing," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Baznas Banyumas, Khasanatul Mufidah, menjelaskan bahwa LDK ini bertujuan memberikan pembekalan terkait manajemen dasar usaha ritel mikro, pengelolaan keuangan, penguatan mental kewirausahaan, dan pelaksanaan program Z-Mart secara menyeluruh. Ia juga menyampaikan harapannya agar para penerima manfaat dapat bertransformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat).
"Saya berharap hari ini panjenengan menerima bantuan, tahun depan panjenenganlah yang akan memberikan bantuan. Jadi hari ini masih menjadi mustahik, saya doakan bulan depan, bulan berikutnya, tahun depan atau kapanpun, suatu saat nanti panjenenganlah yang menjadi muzaki-nya," ujarnya.
Melalui dukungan pendampingan usaha dan bantuan modal sebesar 800 juta rupiah untuk 100 pelaku usaha, program Z-Mart menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Baznas dalam mengangkat usaha kecil agar lebih mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, BANYUMAS- Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Kabupaten…
NYALANUSANTARA, Semarang - Kanwil Kemenkum Jateng melalui Tim…
Terkini
NYALANUSANTARA, TANGGERANG- Honor bersiap meluncurkan lini terbaru mereka, Honor…
NYALANUSANTARA, DEPOK- Kehadiran Vivo X Fold 6 semakin dekat,…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Vivo T5 Pro 5G dipastikan segera meluncur…
Film Ready or Not 2: Here I Come…
Film Songko hadir membawa warna baru dalam perfilman…
NYALANUSANTARA, Semarang— Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Mijen…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan empat…
Film Don't Follow Me resmi tayang di Indonesia…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Dalam rangka menghadapi potensi situasi…
Film Turbulence hadir sebagai thriller dengan konsep unik…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menggelar Pra…
Komentar