Menteri PPPA Resmikan Ruang Bersama Indonesia di Cilacap untuk Ciptakan Lingkungan Aman Perempuan dan Anak

Menteri PPPA Resmikan Ruang Bersama Indonesia di Cilacap untuk Ciptakan Lingkungan Aman Perempuan dan Anak

NYALANUSANTARA, Cilacap – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Jalan Wiling II, Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah, Jumat, 27 Maret 2026. RBI merupakan inisiatif Kementerian PPPA berbasis desa yang bertujuan menciptakan lingkungan aman, inklusif, serta ramah perempuan dan anak.

Peresmian RBI juga diisi dengan kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Hadir dalam acara Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, Plh. Sekda Cilacap, Annisa Fabriana, dan sejumlah kepala OPD terkait. Menteri Arifatul menjelaskan, RBI berfungsi sebagai penguat program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) sekaligus wadah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Dengan RBI ini, orang tua dapat memberikan ruang lebih untuk perkembangan anak sehingga mengurangi ketergantungan bermain gadget,” ujar Arifatul. 

Ia menambahkan, RBI juga bertujuan memberdayakan perempuan melalui kemandirian ekonomi, menciptakan ruang fisik aman bagi anak, dan membangun ekosistem berbasis data di tingkat desa.

Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyampaikan, saat ini terdapat sekitar 50 kader RBI di Cilacap. Salah satu implementasinya adalah pemanfaatan lahan vertikal untuk taman hidroponik sebagai upaya ketahanan pangan. “Sudah panen tujuh kali, hasilnya langsung habis dibeli masyarakat dan keuntungannya dimanfaatkan untuk kepentingan warga,” kata Ammy. 

Selain itu, Posyandu ILP juga berfungsi sebagai pos layanan aduan masyarakat korban kekerasan serta ruang terbuka untuk aktivitas warga.

Usai peresmian RBI, Menteri PPPA meninjau Kelompok Wanita Tani Maju Berkah Pertiwi di Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten. Dalam kesempatan itu, Menteri bersama Plt. Bupati menebar 5.000 bibit ikan gurame. Ammy menjelaskan, kelompok tersebut juga telah mengikuti pelatihan budidaya belut dan mampu membuat pakan ternak mandiri. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini