Normalisasi Sungai Tenggang Dicanangkan sebagai Solusi Banjir di Semarang
semarangkota.go.id
NYALANUSANTARA, Semarang - Persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Genuk, Semarang, masih menjadi sorotan utama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan Sungai Tenggang dalam menampung debit air yang tinggi.
Dalam upaya mengatasi permasalahan ini, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengumumkan adanya rencana normalisasi Sungai Tenggang yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Diharapkan, dengan normalisasi ini, aliran sungai akan menjadi lebih lancar dan mampu menampung debit air dengan lebih baik.
Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang, mengungkapkan bahwa rencana normalisasi ini sedang dalam proses di Kementerian PUPR dan diharapkan dapat direalisasikan pada bulan Mei atau Juni tahun ini. Proyek normalisasi Sungai Tenggang ini memiliki anggaran sekitar Rp 300 miliar.
"Harapannya bisa dilaksanakan Mei atau Juni, karena ada anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk normalisasi Sungai Tenggang," jelas Mbak Ita.
Selain upaya normalisasi sungai, Pemerintah Pusat juga sedang melakukan pembangunan tanggul tol laut. Proyek ini akan dilengkapi dengan kolam retensi seluas 250 hektar untuk menampung air, diharapkan dapat membantu mengurangi risiko banjir di wilayah Semarang bagian timur.
Mbak Ita juga mengungkapkan rencana untuk relokasi warga yang seringkali menjadi korban banjir. Relokasi ini direncanakan akan dilakukan di lahan milik Pemkot Semarang, dengan pembangunan rumah menggunakan anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Dengan adanya upaya-upaya yang didukung oleh Kementerian PUPR dan BNPB, kami berharap wilayah di Trimulyo, Genuk, Kelurahan Tambakrejo, Gayamsari, termasuk Muktiharjo dapat segera terselesaikan," tambahnya.
Rencana normalisasi Sungai Tenggang dan pembangunan tanggul tol laut serta relokasi warga menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Semarang dalam mengatasi persoalan banjir yang telah lama menjadi perhatian utama bagi masyarakat setempat.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masalah banjir di wilayah tersebut.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Semarang - Intensitas hujan yang melanda Jawa…
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti…
NYALANUSANTARA, Semarang - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang– Jisco Marine Co., Ltd, Busan, Korea…
NYALANUSANTARA, Semarang - Memasuki periode musim kemarau tahun…
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
NYALANUSANTARA, Surakarta - Di tengah tantangan pangan global,…
NYALANUSANTARA, Bandar Lampung- PSIM Yogyakarta akan menghadapi laga…
NYALANASANUSA, Slawi- Pemerintah Kabupaten Tegal terus berupaya meningkatkan…
NYAlANUSANTARA, Gunungkidul- Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menegaskan komitmennya…
NYALANUSANTARA, Semarang - Rangkaian serah terima jabatan (sertijab)…
NYALANUSANTARA, Salatiga – Kanwil Kemenkum Jateng bekerja sama…
Komentar