Peringatan 117 Tahun Perjuangan Samin Surosentiko

Peringatan 117 Tahun Perjuangan Samin Surosentiko

blorakab.go.id

"Pendirian RSUD di Randublatung kami tandai dengan nama RSUD Samin Surosentiko. Ini sebagai wujud penghargaan kami terhadap perjuangan beliau, serta sebagai pengingat bagi masyarakat akan sejarah dan nilai-nilai yang beliau anut," ungkap Bupati Arief.

Kegiatan peringatan tersebut juga dijelaskan oleh sesepuh Sedulur Sikep Ploso Kediren, Gunretno. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar perayaan fisik, tetapi juga sebagai momentum untuk memahami dan mewarisi semangat perjuangan yang telah ditunjukkan oleh Mbah Samin.

"Peringatan ini tidak hanya soal mengenang secara fisik, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa mewarisi semangat perjuangan beliau. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak cucu Mbah Samin bisa memiliki kepekaan terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi saat ini," paparnya.

Dengan tema "Lelaku Jejeke Adil", kegiatan peringatan ini dimulai dengan diskusi mengenai sejarah perjuangan Samin Surosentiko, dilanjutkan dengan brokohan (lamporan) dengan tema "Mbok Sri Mboyong Daringan". 

Acara brokohan diawali dengan ritual adat, di mana peserta membawa hasil tani yang diiringi oleh ribuan obor, kemudian berjalan arak-arakan menuju Pendopo Pengayoman Mbah Samin Surosentiko, menciptakan suasana yang kental dengan semangat perjuangan dan keadilan.

Melalui momentum ini, semangat dan ajaran Samin Surosentiko diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan lokal, tetapi juga dapat diapresiasi dan diwariskan kepada generasi mendatang, bahkan hingga tingkat internasional.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini