Pemkot Semarang Sigap Tanggapi Penanganan Anjing yang Akan Dijagal

Pemkot Semarang Sigap Tanggapi Penanganan Anjing yang Akan Dijagal

semarangkota.go.id

"Fokus tujuan saya membongkar sindikat perdagangan daging anjing. Ini adalah momen kami sampai ke luar negeri, saya ingin Indonesia ini tertib tentang aturan dan larangan konsumsi daging anjing. Kita harus ada undang-undang pidana yang bisa memberikan efek jera bagi para pelaku," papar Pale.

Sub Koordinator Keswan dan Kesmavet Dispertan Kota Semarang, Irene Natalia Siahaan, menjelaskan bahwa shelter penampungan anjing sementara ini sudah cukup baik, namun perlu perawatan dan kebersihan rutin untuk mencegah virus. 

Pihaknya bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) untuk terus memantau kesehatan anjing dengan mengirim dokter dan paramedis secara berkala.

Siahaan juga mengakui bahwa beberapa anjing teridentifikasi terkena penyakit cacing jantung. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mengkonsumsi daging anjing karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius.

"Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mendorong agar pemeriksaan kesehatan anjing ini dilakukan secara rutin. Mbak Ita juga mengingatkan agar masyarakat tidak lagi mengkonsumsi daging anjing karena dapat membahayakan kesehatan. Penyakit seperti cacing jantung dan rabies dapat berakibat fatal dan harus dihindari," pungkasnya.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini