Dosen HI UNAIR Ini Tanggapi Dikeluarkannya Penangkapan PM dan Mantan Menhan Israel oleh ICC
Negara dunia pun masih banyak yang menutup mata atas kejahatan perang yang Israel lakukan. Tak tanggung-tanggung, beberapa negara justru mendukung dan memihak pada Israel yang membuat penyelesaian antar kedua negara tak menemukan ujungnya.
“Karena selama ini, terjadi dikotomi pemikiran antara negara-negara ‘barat’. Yang kerap kali menyembunyikan upaya-upaya yang dilakukan Israel selama ini yang sebenarnya mengarah pada genosida,” jelas Probo.
Ia menyampaikan pentingnya keberiringan langkah diplomatik politik dengan langkah legal formal. Terkait surat perintah penangkapan pun demikian, harus tetap dikawal dengan kompak oleh bangsa-bangsa di dunia. Sehingga isu pemanggilan atau surat perintah penangkapan tidak hanya menjadi angin lewat.
“Artinya langkah diplomatik dan langkah legal formil harus berjalan secara beriringan. Tidak hanya salah satu, yang nantinya hanya ramai mencuat di awal tapi kemudian tenggelam lagi,” ingatnya.
Setelah keluarnya putusan surat perintah oleh ICC terhadap tokoh-tokoh yang bersangkutan. Terdapat 99 negara menyetujui dan 2 menolak, yakni Hungaria dan Argentina. Namun, Probo menjelaskan bahwa dalam ICC tidak ada yang namanya hak veto. Seperti yang berlaku di Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Penolakan dua negara tersebut juga perlu dipertanyakan alasan dan komitmen dari Hungaria maupun Argentina. Sebab, sebenarnya sudah nampak sangat jelas bagaimana pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina.
“Hungaria dan Argentina patut dipertanyakan sikap dan komitmennya terhadap pelanggaran HAM yang sudah sangat jelas terjadi. Mungkin juga ada hal-hal yang membelenggu kedua negara. Sehingga tidak menyatakan satu sikap yang tegas untuk mengecam Israel,” tutur Probo.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Surabaya - Hari Wisuda Universitas Airlangga (UNAIR)…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Sebuah pesan tersirat dikirimkan oleh Menteri…
Terkini
NYALANUSANTARA, JEMBER- Dua pria yang masih memiliki hubungan keluarga…
NYALANUSANTARA, Semarang – Satpol PP Kota Semarang Kembali…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polrestabes Semarang memusnahkan 6.171 karung…
NYALANUSANTARA, Semarang - Masyarakat Kota Semarang menggelar kerja…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng mengikuti kegiatan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng melaksanakan apel…
NYALANUSANTARA, Tangerang- Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan…
NYALANUSANTARA. Semarang - Sepanjang tahun 2025, PT KAI…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Borussia Dortmund berhasil memperkecil selisih poin dengan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menyambut Tahun Baru Imlek 2026 (2577…
NYALANUSANTARA, Gianyar– Bali United FC mengambil langkah terukur…
Komentar